Irak Tidak Pernah Izinkan Pembukaan Hubungan dengan Rezim Zionis
Menteri Luar Negeri Irak menegaskan bahwa ketentuan negaranya tidak akan pernah mengizinkan normalisasi hubungan dengan rezim Zionis.
Tahun lalu, parlemen Irak mengadopsi hukum pidana dalam masalah hubungan dengan rezim Zionis dengan dukungan dengan mayoritas suara yang melibatkan 275 dari 329 anggota dewan legislatif Irak.
Menlu Irak, Fouad Hussein dalam sebuah wawancara dengan Al-Ahed Irak Senin (24/4/2023) malam menegaskan penentangannya terhadap normalisasi hubungan dengan rezim Zionis.
Mengenai periode di era Saddam, Menlu Irak mengungkapkan, "Kedaulatan Irak dari Tahun 1991 hingga Tahun 2003 tidak memiliki arti, dan semuanya telah berada di bawah payung PBB,"
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah Baghdad berusaha untuk menciptakan pasar minyak di benua Afrika, dengan merujuk pada upaya pemerintah Irak untuk mengaktifkan delegasi diplomatik di kawasan ini.(PH)