Assad Puji Keberhasilan Militer Irak Memerangi Daesh
-
Bashar Assad
Presiden Suriah Bashar al-Assad memuji keberhasilan militer Irak dan pasukan relawan Unit Mobilisasi Rakyat dalam perjuangan mereka melawan para teroris.
Hal itu dikemukakan Assad dalam pertemuan hari Rabu (13/7) di Damaskus dengan Penasihat Keamanan Nasional Irak, Faleh al-Fayad, yang berkunjung ke Suriah dalam rangka menyampaikan pesan kerjasama politik dan keamanan untuk Presiden Suriah atas nama Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi.
Rakyat Suriah dan Irak berjuang menghadapi perang yang sama di negara masing-masing, dan setiap kemenangan melawan terorisme di kedua pihak merupakan keuntungan bagi kedua negara, demikian kata Assad.
Di lain pihak, Fayad menekankan bahwa pemerintah Irak akan berkoordinasi dengan Suriah pada setiap hal yang akan menyukseskan kedua negara dalam pemberantasan kelompok teroris Takfiri Daesh.
Wilayah utara dan barat Irak telah dilanda kekerasan berdarah sejak teroris Daesh memulai aksi teror mereka pada Juni 2014.
Militer Irak yang didukung pasukan relawan Unit Mobilisasi Rakyat, berusaha merebut kembali wilayah yang diduduki Daesh.
Dalam beberapa waktu terakhir, Daesh mengalami kerugian besar di medan perang melawan militer Irak, dan kelompok teroris tersebut meningkatkan serangan teror di kota-kota Irak.
Sementara itu, Suriah telah dilanda teroris dukungan asing sejak Maret 2011. Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, memperkirakan bahwa lebih dari 400.000 orang telah tewas dalam konflik Suriah. PBB telah berhenti menghitung korban resmi di Suriah, dan mengakui ketidakmampuan memverifikasi angka faktual yang diterima dari berbagai sumber.(MZ)