Beda Pendapat Pejabat Israel Soal Kudeta Turki
Meskipun sebelumnya sejumlah pejabat senior rezim Zionis Israel menyatakan dukungan atas pemerintah dan Presiden Turki terkait kudeta militer yang gagal di negara itu, namun sebagian pejabat lain dan tokoh-tokoh Israel memiliki pandangan berbeda.
Yossi Melman, jurnalis Israel di surat kabar Haaretz, Senin (18/7) menulis, kalangan politik dan keamanan Israel akan sangat senang jika kudeta militer di Turki sukses dan mereka sama sekali tidak mengharapkan Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki tetap di kursi kekuasaan.
Melman mengatakan, jika kudeta militer di Turki berhasil, tidak ada seorangpun di kabinet Israel atau di lembaga-lembaga keamanan rezim ini yang akan menyesalkan kejatuhan Erdogan.
Sementara itu, Eli Shaked, mantan Konsulat Jenderal Israel di Istanbul, Turki dalam wawancara dengan surat kabar Yedioth Ahronoth menuturkan, peristiwa mengejutkan, turunnya masyarakat Turki ke jalan-jalan untuk menghadapi kudeta, menyebabkan kudeta tersebut gagal.
Mantan Duta Besar Israel untuk Turki mengatakan, para perancang kudeta militer Turki tidak memahami perkembangan situasi di negara itu, transformasi yang menyebabkan rakyat Turki memasuki arena politik dan menutup peluang keberhasilan kudeta.
Eyal Iron, salah seorang wartawan Israel menuturkan, sejumlah bukti menunjukkan bahwa beberapa negara sebelumnya sudah mengetahui akan terjadi kudeta militer di Turki. Salah satunya langkah Perancis yang menutup Kedubesnya di Ankara.
Pada Jumat malam lalu sejumlah personil militer Turki melancarkan kudeta terhadap pemerintahan Recep Tayyip Erdogan, namun gagal. (HS)