Hamas: Rezim Zionis Sulut Perang Agama
Juru Bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) di kota Quds mengatakan bahwa aksi provokasi rezim Zionis terhadap Masjid Al-Aqsa menunjukkan bahwa mereka berusaha untuk menyulut perang agama terhadap Al-Aqsa.
Pada hari Kamis, Menteri Keamanan Dalam Negeri Rezim Zionis, Itamar Ben Gvir bersama dengan sekelompok pemukim Zionis menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dari Bab al-Mugharaba untuk memperingati apa yang disebut "Penghancuran Kuil" dan melakukan upacara Talmud. Aksi ini disertai sejumlah anggota Knesset dan pejabat kabinet Israel dengan pengawalan ketat tentara rezim Zionis.
Menurut kantor berita Shahab, Mohammed Hamadeh, Juru Bicara Hamas di kota Quds hari Jumat (28/7/2023) mengatakan,"Bangsa Palestina tidak akan menyerah kepada Masjid Al-Aqsa dengan cara apa pun melawan agresi Sementara Zionis Rezim dan para pemukim,".
"Aksi Zionis baru-baru ini di Masjid Al-Aqsa sekali lagi menunjukkan bahwa musuh sedang berusaha untuk menyulut perang agama melawan Al-Aqsa," ujar Hamadeh.
"Perlawanan di Tepi Barat mampu menahan agresi ini dan membuktikan bahwa itu karena dari tembakan roket Dari Jenin, musuh telah membuat kesalahan dalam perkiraannya," tegasnya.
Pejuang Palestina menembakkan dua roket dari daerah Jenin menuju pemukiman Zionis Shaked di utara Tepi Barat, yang mengacaukan semua perimbangan kekuatan Zionis.
Batalion Al-Ayash yang berafiliasi dengan Batalion Ezzedin Qassam mengumumkan bahwa mereka berhasil menembakkan roket-roket tersebut ke arah Zionis.(PH)