Ammar al-Hakim Tuntut Turki Tarik Pasukannya dari Irak
Ketua Majelis Tinggi Islam Irak meminta Turki untuk menarik pasukannya dari Irak. Ini merupakan permintaan kesekian kalinya para pejabat tinggi Baghdad kepada pemerintah Ankara.
Sayid Ammar al-Hakim mengemukakan permintaannya itu dalam pertemuan dengan Farooq Qamayachi, Duta Besar Turki untuk Irak seperti dilansir al-Sumariya News.
Ia meminta Turki untuk fokus kepada kepentingan-kepentingan umum dan fakta sejarah antara Irak dan Suriah.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Majelis Tinggi Islam Irak dan Dubes Turki untuk Bahgdad membicarakan hubungan bilateral dan berbagai isu penting regional.
Sebelumnya, Ibrahim Jafari, Menteri Luar Negeri Irak dalam sidang Liga Arab di Nouakchott, ibukota Mauritania, telah meminta negara-negara Arab untuk menekan Turki supaya menarik pasukannya dari Irak.
Ratusan tentara Turki masuk ke Irak pada tanggal 4 Desember 2015 dengan dalih memerangi kelompok teroris Takfiri Daesh. Mereka bercokol di Bashiqa, dekat Mosul.
Penempatan pasukan Turki di Irak, selain menuai kecaman dari para pejabat Bahgdad, juga diprotes oleh masyarakat internasional. (RA)