HUT Revolusi, Toko dan Pusat Perbelanjaan Bahrain Mogok
-
demonstrasi Bahrain
Aksi mogok serta penutupan toko dan pusat-pusat perbelanjaan di Manama, ibukota Bahrain, dan wilayah sekitar, terus berlanjut menyusul peringatan revolusi rakyat negara ini.
Alalam melaporkan, dalam gelombang protes “pembangkangan sipil al-Nemr” yang dimulai sejak awal pekan ini, warga Bahrain selain menggelar demonstrasi massif di berbagai wilayah serta menutup toko serta pusat-pusat perbelanjaan sebagai bentuk protes atas ketidakpedulian rezim al-Khalifa terhadap tuntutan masyarakat.
Gelombang protes terbaru ini telah berdampak negatif pada perekonomian Bahrain.
Protes yang disebut “pembangkangan sipil al-Nemr” ini, telah menciptakan tantangan besar bagi pasukan keamanan dan militer rezim al-Khalifa serta tentara Saudi pro-rezim al-Khalifa yang ditempatkan di Bahrain.
Berbagai kelompok oposisi Bahrain sejak pekan lalu menyeru seluruh warga Bahrain untuk berpartisipasi dalam demonstrasi di semua kota, distrik dan desa negara ini dalam rangka memperingati ulang tahun kelima gerakan revolusi.
Pasca eksekusi Syeikh Nemr Baqir al-Nemr, ulama Syiah terkemuka di Saudi, oleh rezim al-Saud, warga Bahrain dengan berbagai cara mengecam aksi kejahatan tersebut dan salah satunya adalah menamai gerakan protes mereka dengan “pembangkangan sipil al-Nemr”.
Sejak tahun 2011, rezim al-Khalifa bekerjasama dengan militer Arab Saudi, menumpas protes damai warga Bahrain, dan hingga kini tidak satu pun tuntutan rakyat yang terpenuhi. (IRIB Indonesia/MZ)