Rezim Al-Khalifa Tangkap Satu Lagi Ulama Penentangnya
-
Sayyid Majid al-Mashaal
Pasukan rezim Bahrain menangkap satu lagi ulama senior Syiah di saat rezim Al-Khalifah melanjutkan politik tangan besi terhadap masyarakat mayoritas Syiah di negara itu.
Pasukan keamanan Bahrain menangkap Sayyid Majid al-Mashaal, sekretaris jenderal Majelis Ulama Bahrain, setelah menyatroni rumahnya pada Sabtu pagi (30/7).
Pada tanggal 29 Januari 2014, pengadilan Bahrain memutuskan pembubaran Majelis yang diaggotai sejumlah ulama Syiah terkemuka Bahrain, dan menginstruksikan penyitaan seluruh asetnya.
Majelis Ulama Bahrain didirikan pada tahun 2004 di bawah kepemimpinan ulama Syiah terkemuka Bahrain, Sheikh Issa Qassim.
Sheikh Qassim sendiri telah dicabut status kewarganegaraannya dan sedang diadili di pengadilan atas berbagai tuduhan rekayasa.
Sebelumnya pada 24 Juli, pasukan Bahrain menangkap dua ulama Syiah, Sayyid Yassin Al-Musawi dan Sheikh Jassim al-Kayyat, karena partisipasi mereka dalam aksi mogok di luar kediaman Sheikh Qassim dalam rangka mengecam keputusan rezim Al-Khalifa mencabut kewarganegaraannya.
Sejak 14 Februari 2011, ribuan demonstran anti-rezim beremonstrasi di Bahrain hampir setiap hari, menuntut keluarga kerajaan Al-Khalifah lengser dari kekuasaan.
Pada bulan Maret tahun yang sama, pasukan dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab – diterjunkan guna membantu rezim Al-Khalifa menumpas protes damai rakyat Bahrain.
Bahrain telah memvonis sembilan tahun penjara kepada Sheikh Ali Salman, ulama yang dihormati di Bahrain atas tuduhan berusaha menggulingkan rezim dan bekerjasama dengan pihak asing, namun tuduhan itu dibantahnya. (MZ)