Rakyat Palestina Sebut Klaim Dukungan PM Israel, Olok-olok
Kelompok-kelompok pembela hak-hak rakyat Palestina menilai klaim Perdana Menteri rezim Zionis Israel yang mengaku mendukung hak-hak bangsa Palestina sebagai olok-olok.
IRIB News (12/8) melaporkan, kelompok-kelompok pembela hak asasi manusia rakyat Palestina mereaksi statemen Benyamin Netanyahu, PM Israel yang mengaku lebih memikirkan rakyat Palestina ketimbang para pemimpin Palestina dan menyebutnya sebagai upaya untuk menciptakan perpecahan antara rakyat dan pejabat Palestina.
Shawan Jabarin, Direktur Jenderal Al Haq, organisasi pembela HAM di Tepi Barat mengatakan, statemen Netanyahu adalah bagian dari strategi lama untuk memastikan kontrol Israel atas bantuan-bantuan finansial bagi wilayah Palestina pendudukan yang diblokade, dengan cara merusak kredibilitas badan-badan bantuan kemanusiaan internasional.
Kelompok pembela hak anak Palestina mengumumkan, aksi-aksi kejahatan terorganisir Israel terhadap orang-orang yang paling rentan, membuktikan bahwa statemen Netanyahu tidak bernilai sama sekali. (HS)