Bisakah Rezim Zionis Menyangkal Kekuatan Penghancur Rudal Iran?
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i176220-bisakah_rezim_zionis_menyangkal_kekuatan_penghancur_rudal_iran
Laporan menunjukkan bahwa Iran dalam sebagian perang 12 hari dengan rezim Zionis menggunakan senjata-senjata yang memiliki daya penghancur sangat tinggi, hingga mampu membuka sebuah jalan lebar dan panjang di wilayah pendudukan.
(last modified 2025-08-25T23:07:18+00:00 )
Aug 26, 2025 05:57 Asia/Jakarta
  • Bisakah Rezim Zionis Menyangkal Kekuatan Penghancur Rudal Iran?

Laporan menunjukkan bahwa Iran dalam sebagian perang 12 hari dengan rezim Zionis menggunakan senjata-senjata yang memiliki daya penghancur sangat tinggi, hingga mampu membuka sebuah jalan lebar dan panjang di wilayah pendudukan.

Perang 12 hari antara rezim Zionis dan Iran mengandung sisi yang belum banyak dikenal dan jarang dibahas, khususnya di media, yang terabaikan di tengah hiruk-pikuk perang, operasi psikologis dan media Barat, serta propaganda Donald Trump..

Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita Fars, rezim Zionis sejak awal berusaha melakukan sensor besar-besaran agar kekuatan militer Iran tidak terlalu tampak di ruang media; setelah perang pun sebagian kerusakan di wilayah pendudukan ditampilkan hanya untuk menunjukkan citra korban, namun kehadiran pejabat Eropa dan Jerman di reruntuhan memperlihatkan skala kehancuran akibat rudal-rudal Iran.

Dengan semua upaya penutupan ini, rezim Zionis dan Barat tidak dapat mengabaikan daya hancur rudal Iran. Khususnya rezim Zionis dengan jelas mengetahui jenis senjata apa yang dihadapinya.

Dalam perang 12 hari koalisi Amerika dan Israel melawan Iran, berbagai jenis rudal Iran digunakan. Namun laporan dan gambar menunjukkan bahwa sebagian rudal memiliki daya hancur luar biasa, sampai menciptakan jalan lebar serta menimbulkan kehancuran luas.

Berbagai laporan dari sumber-sumber berbahasa Ibrani menunjukkan tingkat kehancuran besar akibat rudal Iran yang mengejutkan media dan militer Zionis.

Seorang pejabat tinggi militer rezim Zionis mengenai besarnya kerusakan ini mengatakan,“Suara ledakan sangat dekat sehingga bisa dikatakan rudal jatuh pada jarak 300 meter dari kami, dan setelah keluar dari bunker kami melihat besarnya kehancuran. Cukup keluar saja dari tempat perlindungan untuk melihat semuanya hancur.”

Dalam kaitan ini, harian Haaretz menulis,“Kerusakan meluas hingga ratusan meter; ratusan – bahkan ribuan – apartemen terdampak.Sebagian rusak parah akibat runtuhnya dinding dan sekat gipsum; sebagian lain hanya kaca jendela, kusen pintu, dan perabot rumah yang pecah.”

Haaretz juga melaporkan bahwa beberapa rudal balistik yang jatuh di jalan-jalan Israel, hanya karena getaran benturannya saja,sudah merusak banyak bangunan di sekitarnya.

Harian Al-Watan menambahkan: kerusakan akibat rudal balistik Iran di Israel jauh lebih besar daripada laporan resmi.

Surat kabar itu menegaskan bahwa pejabat Israel membatasi publikasi data mengenai jatuhnya rudal karena alasan keamanan, untuk mencegah Iran mendapatkan informasi sasaran dan menjaga moral publik pemukim Yahudi, sebab setiap serangan rudal memicu kepanikan nyata.

Laporan-laporan ini menunjukkan sebagian dari respons praktis dan menghancurkan Iran terhadap rezim Zionis, serangan yang digunakan secara terbatas sesuai kalkulasi perang 12 hari, tetapi telah mendiktekan kekuatan militer Iran kepada musuh.

Sesuatu yang dalam perang lain bisa digunakan dengan jumlah jauh lebih banyak; sebab pejabat militer Iran telah menyatakan bahwa kalkulasi perang mendatang akan sangat berbeda dengan perang 12 hari, dan balasan Iran di masa depan akan menjadi respons keras yang menghancurkan.(PH)