Perang 12 Hari dengan Iran Picu Kerugian Besar Maskapai Israel
Sebuah media Zionis mengumumkan bahwa maskapai penerbangan Israel, El Al mengalami kerugian besar akibat perang 12 hari dengan Iran.
Tehran, Pars Today- Surat kabar Zionis, Maariv hari Kamis menulis,"Maskapai penerbangan El Al selama perang terbaru Israel dengan Iran menderita kerugian berat, dan jumlah kerugiannya mencapai sekitar 100 juta dolar."
Serangan rudal intens Iran dan gerakan Ansarullah Yaman terhadap bandara Ben Gurion di jantung Palestina yang diduduki menyebabkan ketidakamanan bandara ini, dan pembatalan penerbangan maskapai internasional ke bandara tersebut masih terus berlanjut.
Dalam hal ini, Yahya Saree, juru bicara angkatan bersenjata Yaman, sebelumnya dalam sebuah pernyataan memperingatkan maskapai asing agar menghindari segala bentuk penerbangan ke wilayah pendudukan.
Pernyataan para ekonom serta data dan statistik lembaga resmi rezim Zionis menunjukkan bahwa rezim ini menghadapi tiga masalah: inflasi tinggi, perang yang berkepanjangan, dan biaya yang tak terkendali, yang berdampak negatif pada berbagai sektor ekonomi termasuk perumahan, jaminan sosial, dan pasar tenaga kerja.
Mohammad Mokhtar, penulis dan jurnalis Mesir dalam sebuah laporan meninjau dampak ekonomi dari perang yang dipicu rezim Zionis di kawasan, khususnya di Jalur Gaza, terhadap Israel dan berdasarkan data serta statistik resmi, ia menggambarkan gambaran suram tentang kondisi kaum Zionis.
Dalam laporan yang diterbitkan di surat kabar Independent Arabia disebutkan bahwa perang Gaza telah mendorong tingkat inflasi Israel ke level yang mengkhawatirkan dan menunda setiap kemungkinan penurunan suku bunga. Data resmi terbaru menunjukkan bahwa indeks harga konsumen pada bulan Juli meningkat sebesar 0,4 persen.
Meskipun kenaikan ini sesuai dengan ekspektasi pasar, rincian angka tersebut menunjukkan prospek ekonomi yang lebih suram daripada yang terlihat di awal.(PH)