Israel 10 Kali Langgar Zona Suriah dalam Sehari
-
Tentara Israel di perbatasan dengan Suriah
Pars Today - Sumber-sumber Suriah, Kamis (13/8) dini hari, melaporkan bahwa rezim Zionis Israel dalam 24 jam terakhir telah melakukan setidaknya 10 kali pelanggaran wilayah di Suriah selatan, empat di antaranya berupa infiltrasi pasukan militer rezim tersebut ke berbagai daerah.
Melaporkan IRNA dari Al-Masirah, Kamis, 13 Agustus 2026, sumber-sumber tersebut juga melaporkan pergerakan maju sebuah unit militer rezim Israel ke distrik Al-Rafid di pinggiran selatan provinsi Quneitra di Suriah selatan.
Sejak jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad di Suriah pada Desember 2024, rezim Israel, dengan memanfaatkan kekosongan keamanan, telah melakukan pengeboman terhadap instalasi pertahanan berat dan pesawat tempur Suriah, serta maju ke wilayah Quneitra di selatan negara itu.
Israel juga menduduki bagian-bagian di Suriah selatan, termasuk ketinggian strategis Jabal al-Shaykh.
Setelah provinsi selatan Quneitra, provinsi Daraa menempati peringkat kedua dengan puluhan pelanggaran wilayah oleh tentara Israel, dengan perbedaan bahwa pelanggaran di provinsi ini memiliki sifat yang lebih berbahaya, termasuk serangan artileri, infiltrasi darat, dan penerbangan intensif pesawat tempur.
Selama periode ini, wilayah udara di pinggiran Damaskus dan Suwayda juga telah dilanggar beberapa kali.
"Rezim Israel melakukan setidaknya 10 pelanggaran wilayah di Suriah selatan dalam 24 jam terakhir, termasuk infiltrasi darat ke distrik Al-Rafid di Quneitra. Sejak runtuhnya pemerintahan Assad pada Desember 2024, Israel telah memanfaatkan kekosongan keamanan untuk maju ke wilayah selatan Suriah, menduduki ketinggian strategis Jabal al-Shaykh, dan memperluas operasi hingga ke provinsi Daraa dengan serangan artileri, infiltrasi, serta penerbangan tempur intensif. Wilayah udara Damaskus dan Suwayda juga dilanggar."(Sail)