Ansarullah Yaman Mengecam Kejahatan Zionis di Lebanon, Gaza, dan Tepi Barat
Kantor Politik Gerakan Ansarullah Yaman pada Sabtu malam dalam sebuah pernyataan mengecam keras kejahatan dan pembantaian terbaru yang dilakukan rezim Zionis di kota-kota kecil Al-Ansar dan Deir Al-Zahrani di Lebanon selatan, serta pelanggaran hak asasi manusia yang terus berlangsung di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Kantor Politik Ansarullah menyatakan bahwa penargetan warga sipil dan peningkatan serangan militer Zionis dilakukan dengan dukungan dan lampu hijau langsung dari Amerika Serikat, serta di tengah kompromi dan diamnya sejumlah pemerintahan Arab yang bergantung dan menjadi kaki tangan. Ansarullah menegaskan hak sah Lebanon dan perlawanan Islam untuk merespons agresi serta membela rakyat dan kebebasan Lebanon selatan.
Ansarullah selanjutnya menyatakan keprihatinan mendalam atas berlanjutnya perundingan langsung pemerintah Lebanon dengan rezim Zionis dan pemberian konsesi pahit dengan mengorbankan kedaulatan negara, serta kehormatan dan martabat rakyat Lebanon. Gerakan tersebut meminta pemerintah Beirut untuk meninjau kembali dan mengevaluasi posisinya serta memanfaatkan kartu kekuatan perlawanan Islam.
Kantor Politik Ansarullah selanjutnya kembali menyatakan solidaritas penuh terhadap rakyat Palestina, Lebanon, dan perlawanan Islam.
Gerakan Yaman tersebut menyatakan bahwa perlawanan Islam di Lebanon telah mencatat rekam jejak gemilang berupa kemenangan-kemenangan bersejarah dalam menghadapi musuh Zionis.
Gerakan tersebut juga memperingatkan bahwa pemerintahan Arab dan Islam sedang berupaya membentuk aliansi militer dan meyakini bahwa rezim Zionis merupakan sahabat yang dapat hidup berdampingan dengan mereka.