Ghalibaf: Blokade Ekonomi AS terhadap Iran akan Sia-Sia
Ketua Parlemen Republik Islam Iran dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar menyinggung pelanggaran komitmen Amerika Serikat dalam pelaksanaan Nota Kesepahaman Islamabad serta rencana blokade ekonomi terhadap Iran,
Ghalibaf mengatakan: tekanan ekonomi Washington terhadap Iran akan sia-sia, dan rakyat Iran akan mendapatkan kembali hak-haknya dengan penuh kehormatan.
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar yang melakukan kunjungan ke Tehran, bertemu dan melakukan pembicaraan dengan Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Republik Islam Iran.
Dalam pertemuan tersebut, dengan merujuk pada pelanggaran komitmen Amerika Serikat dalam pelaksanaan Nota Kesepahaman Islamabad, yang Qatar juga merupakan salah satu mediatornya, Ghalibaf menegaskan: Pemerintahan Trump mengambil keputusan yang keliru berdasarkan informasi yang salah. Dengan perhitungan yang keliru seperti itu, bukan hanya sumber daya finansial, militer, dan manusia Amerika Serikat sendiri serta masa depan kawasan yang dipertaruhkan, tetapi juga kepentingan rakyat Iran menjadi sasaran dan ketidakamanan yang berkepanjangan di kawasan tercipta.
Ketua Parlemen Republik Islam Iran menyebut rencana blokade ekonomi terhadap Iran sebagai contoh terbaru dari permusuhan tersebut dan mengatakan: rencana Amerika Serikat ini juga akan sia-sia, dan rakyat Iran akan mendapatkan kembali hak-hak mereka dengan penuh kehormatan. Justru Amerika Serikatlah yang harus melaksanakan ketentuan-ketentuan yang telah menjadi komitmennya berdasarkan Nota Kesepahaman tersebut.
Sheikh Al Thani dalam pertemuan itu juga menyambut baik kesepahaman antara Iran dan Oman mengenai lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz dan menyatakan: perkembangan politik dapat membantu mengembalikan stabilitas di kawasan.
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar menegaskan upaya negara tersebut untuk memajukan berbagai solusi guna mengembalikan stabilitas di kawasan.