Katz Ancam "Hancurkan" Siapa Pun yang Dekati Ketinggian Ali Al-Tahir
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i196756-katz_ancam_hancurkan_siapa_pun_yang_dekati_ketinggian_ali_al_tahir
Pars Today - Di tengah klaim-klaim Zionis tentang penarikan terbatas dari Bukit Ali Al-Tahir, Menteri Perang Rezim Zionis melontarkan ancaman kepada siapa pun yang mendekati ketinggian Ali Al-Tahir.
(last modified 2026-09-14T05:36:49+00:00 )
Sep 14, 2026 12:35 Asia/Jakarta
  •  Israel Katz, Menteri Perang Rezim Zionis
    Israel Katz, Menteri Perang Rezim Zionis

Pars Today - Di tengah klaim-klaim Zionis tentang penarikan terbatas dari Bukit Ali Al-Tahir, Menteri Perang Rezim Zionis melontarkan ancaman kepada siapa pun yang mendekati ketinggian Ali Al-Tahir.

Melansir ISNA, Senin, 14 September 2026, Israel Katz, Menteri Perang Rezim Zionis, mengancam akan "menghancurkan" siapa pun yang mendekati ketinggian Ali Al-Tahir di Lebanon selatan.

Ia mengklaim tentara rezim Zionis siap mengendalikan wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya yang keliru, ia mengklaim, "Militer Israel telah menghancurkan terowongan Hizbullah di ketinggian ini."

Ia dalam pernyataannya yang berlebihan melanjutkan, "Tentara sedang mempersiapkan operasi untuk mengendalikan wilayah dan mencegah segala upaya Hizbullah atau entitas lain untuk kembali dan menetap di sana."

Katz mengklaim bahwa ketinggian Ali Al-Tahir adalah "bagian dari garis kuning dan zona keamanan Israel di Lebanon" yang menurutnya mencakup 700 kilometer persegi.

Ia menambahkan, "Sebagaimana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan saya telah perjelas, kami tidak akan bergerak dari zona keamanan, dan tentara tidak akan mundur atau menempatkan ulang selama Hizbullah di seluruh Lebanon belum dilucuti senjatanya."

Sementara itu, pejabat Lebanon atau Hizbullah belum memberikan komentar tentang pernyataan ini dan peristiwa terkini di kawasan ketinggian tersebut.

Kamis sore, tentara pendudukan melakukan ledakan dahsyat di ketinggian Ali Al-Tahir yang menyebabkan gempa bumi.

Tentara mengklaim telah menargetkan jaringan terowongan dan infrastruktur milik Hizbullah yang membentang lebih dari dua kilometer.

Pada saat yang sama, perusahaan penyiaran rezim Zionis mengklaim bahwa tentara pendudukan sedang bersiap untuk menempatkan ulang di Lebanon selatan dan akan mengurangi pasukannya di zona garis kuning di Lebanon selatan.

Organisasi Radio dan Televisi Israel mengklaim bahwa tentara secara terbatas mundur dari ketinggian Ali Al-Tahir menuju Benteng Shaqif di Lebanon selatan.

Sementara itu, Kanal 12 Ibrani melaporkan bahwa Israel sedang mengkaji penempatan tentara Lebanon di wilayah Ali Al-Tahir dan sekitarnya.

"Israel Katz, Menteri Perang Rezim Zionis, mengancam akan "menghancurkan" siapa pun yang mendekati ketinggian Ali Al-Tahir di Lebanon selatan. Ia mengklaim tentara Israel siap mengendalikan wilayah tersebut, mengklaim telah menghancurkan terowongan Hizbullah, dan menyatakan ketinggian itu bagian dari "garis kuning" zona keamanan Israel seluas 700 km persegi. Katz menegaskan Israel tidak akan mundur sampai Hizbullah dilucuti di seluruh Lebanon."(Sail)