"Yang Menghadiahkan Kain Ka'bah ke Epstein Itulah yang Menargetkan Makkah"
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i196942-yang_menghadiahkan_kain_ka'bah_ke_epstein_itulah_yang_menargetkan_makkah
Pars Today - Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman dalam pesannya kepada bangsa-bangsa Arab dan Islam dunia, dengan menekankan bahwa klaim Arab Saudi tentang penargetan Makkah oleh Yaman adalah dusta, dan menyebut klaim-klaim ini sebagai upaya putus asa untuk memprovokasi bangsa-bangsa Islam, dan mengatakan bahwa dusta-dusta ini tidak lagi menipu bangsa-bangsa Arab dan Islam, sebagaimana klaim sebelumnya tentang ancaman terhadap pelayaran internasional juga gagal menipu mereka.
(last modified 2026-09-17T05:03:21+00:00 )
Sep 17, 2026 12:01 Asia/Jakarta
  • Mahdi Al-Mashat, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman
    Mahdi Al-Mashat, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman

Pars Today - Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman dalam pesannya kepada bangsa-bangsa Arab dan Islam dunia, dengan menekankan bahwa klaim Arab Saudi tentang penargetan Makkah oleh Yaman adalah dusta, dan menyebut klaim-klaim ini sebagai upaya putus asa untuk memprovokasi bangsa-bangsa Islam, dan mengatakan bahwa dusta-dusta ini tidak lagi menipu bangsa-bangsa Arab dan Islam, sebagaimana klaim sebelumnya tentang ancaman terhadap pelayaran internasional juga gagal menipu mereka.

Melansir IRNA yang mengutip jaringan Al-Masirah, Kamis, 17 September 2026, Mahdi Al-Mashat menyatakan bahwa kesadaran publik telah mencapai tingkat di mana sifat sebenarnya rezim Saudi telah diketahui, rezim yang dengan menggelapkan harta umat Islam, telah menghina Ka'bah, Al-Qur'an, dan dua Tanah Suci.

Ia menyebutkan, "Orang yang menghadiahkan kain penutup Ka'bah kepada Epstein yang kriminal, dialah yang menargetkan Makkah dan tempat-tempat suci Islam."

Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman menambahkan, "Sepatutnya ketika Trump yang kriminal menghina Ka'bah dengan menampilkannya secara tidak pantas, Arab Saudi memobilisasi dunia Islam."

Mahdi Al-Mashat, dengan merujuk pada partisipasi rakyat Yaman dalam membela Masjid Al-Aqsa, tempat suci ketiga dalam Islam, menegaskan bahwa rakyat Yaman adalah bangsa yang paling religius dan paling setia pada tempat-tempat suci Islam dan siap mengorbankan nyawa mereka untuk Rumah Allah.

Ia juga menyebutkan bahwa rakyat Yaman setiap kali tempat-tempat suci Islam, baik Al-Qur'an, Nabi Muhammad SAW, Makkah, maupun Masjid Al-Aqsa dihina, mereka turun ke jalan dengan kemarahan.

Sanaa Laporkan Penembakan Jatuh Drone Pengintai Saudi di Marib

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan bahwa pertahanan udara negaranya menembak jatuh sebuah drone pengintai bersenjata jenis "Wing Loong 2" milik Arab Saudi saat sedang melakukan operasi permusuhan di atas Provinsi Marib.

Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan bahwa operasi ini dilakukan dengan senjata yang sesuai dan sebagai bagian dari menghadapi pesawat-pesawat tempur Saudi yang masih terus melanggar wilayah udara Yaman.

Menurutnya, jet-jet tempur Saudi pada hari Rabu dengan melanjutkan serangan udaranya ke tanah Yaman dalam 24 jam terakhir melakukan 40 serangan.

Jubir Angkatan Bersenjata Yaman menambahkan bahwa serangan udara ini dilakukan oleh jet-jet tempur F-15 yang lepas landas dari Pangkalan Udara Khamis Mushait, dan menargetkan Provinsi Taiz, Marib, dan Hajjah.

Berdasarkan laporan ini, serangan udara ini dilakukan sementara Angkatan Bersenjata Yaman terus menghadapi jet-jet tempur Saudi. Dini hari Kamis, pertahanan udara Yaman mencegat dua kelompok jet tempur Arab Saudi di atas kota Mokha dan memaksa mereka mundur sebelum melakukan tindakan permusuhan apa pun.

Angkatan Bersenjata Yaman juga sebelumnya melaporkan penembakan jatuh sebuah jet tempur F-15 di atas Marib.

Angkatan Bersenjata Yaman pada hari Rabu (16/9) mengumumkan bahwa sebagai respons terhadap lebih dari 450 serangan Arab Saudi ke provinsi-provinsi Yaman selama pekan ini, mereka melakukan 2 operasi khusus terhadap fasilitas minyak Aramco di Yanbu dan Pangkalan Udara Khamis Mushait.

"Mahdi Al-Mashat, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman membantah klaim Arab Saudi tentang penargetan Makkah oleh Yaman sebagai "dusta" dan upaya putus asa memprovokasi bangsa Islam. Ia menyatakan kesadaran publik telah mengetahui sifat sebenarnya rezim Saudi yang menghina Ka'bah, Al-Qur'an, dan Tanah Suci. Ia menuding pihak yang menghadiahkan kain Ka'bah kepada Epstein sebagai pihak yang menargetkan Makkah."(Sail)