Gharibabadi: Pelaku Kejahatan Minab Harus Diadili di Forum Internasional
https://parstoday.ir/id/news/iran-i198406-gharibabadi_pelaku_kejahatan_minab_harus_diadili_di_forum_internasional
Pars Today - Wakil Menteri Luar Negeri Iran melaporkan tentang pengajuan gugatan dari beberapa negara mengenai kejahatan Minab dan pengiriman dokumentasi berkas ini ke Tehran.
(last modified 2026-10-11T10:55:02+00:00 )
Okt 11, 2026 17:52 Asia/Jakarta
  • Gharibabadi
    Gharibabadi

Pars Today - Wakil Menteri Luar Negeri Iran melaporkan tentang pengajuan gugatan dari beberapa negara mengenai kejahatan Minab dan pengiriman dokumentasi berkas ini ke Tehran.

Menurut laporan Pars Today yang dikutip dari Kantor Berita Tasnim, Kazem Gharibabadi, Wakil Urusan Hukum dan Internasional Kementerian Luar Negeri Iran pada hari Minggu (11/10) dengan menekankan perlunya meminta pertanggungjawaban para pelaku serangan terhadap sekolah Shajareh Tayyibeh Minab, Iran selatan di forum-forum internasional, melaporkan tentang penindaklanjutan hukum berkas ini dan partisipasi beberapa negara asing dalam mengajukan gugatan tentang kejahatan ini.

 

Gharibabadi dengan merujuk pada tindakan-tindakan yang dilakukan untuk menindaklanjuti berkas Minab menambahkan: Dokumentasi yang signifikan tentang peristiwa ini telah dikumpulkan dan dikirim ke Tehran dan proses hukum berkas ini sedang ditindaklanjuti.

 

Wakil Urusan Hukum dan Internasional Kementerian Luar Negeri Iran dengan menekankan perlunya meminta pertanggungjawaban para agresor di kancah internasional mengatakan: Para pelaku kejahatan Minab harus mempertanggungjawabkan tindakan mereka di forum-forum internasional.

Gharibabadi juga dengan merujuk pada penggunaan sebuah stadion di Lamerd sebagai tempat pengujian senjata baru, menggambarkan tindakan ini sebagai kejahatan perang dan menekankan perlunya mengkaji dimensi hukum dari tindakan semacam itu.

 

Ia dengan mengkritik kinerja sistem internasional terhadap serangan-serangan yang terjadi menyatakan: Selama dua perang, masyarakat internasional tidak menunjukkan reaksi yang efektif terhadap kejahatan musuh; namun demikian, kemampuan angkatan bersenjata dan kohesi nasional Iran menyebabkan musuh menghadapi perlawanan negara.

 

Wakil Menteri Luar Negeri Iran dengan merujuk pada penekanan Pemimpin Syahid Revolusi tentang penindaklanjutan hukum kejahatan-kejahatan musuh, menganggap masalah ini sebagai salah satu poros penting tanggung jawab lembaga-lembaga terkait.

 

Gharibabadi di bagian lain pidatonya tentang Selat Hormuz mengatakan: Jalur perairan ini telah berubah menjadi simbol identitas Iran dan Iran akan menggunakan kapasitasnya untuk menghadapi musuh-musuh.

 

Ia dengan menyatakan bahwa Iran bukanlah pencetus perang, menekankan: Negara membela diri terhadap agresi dan dalam dua abad terakhir tidak pernah memulai perang, tetapi berdiri melawan para agresor. (MF)