Polisi Rezim Zionis Israel Bersiap untuk Kerusuhan Besar
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i197468-polisi_rezim_zionis_israel_bersiap_untuk_kerusuhan_besar
Pars Today - Pernyataan Komandan Polisi Israel di wilayah Quds mengungkap persiapan keamanan yang melampaui pengamanan pemilu rezim ini untuk menghadapi skenario kemungkinan kerusuhan setelah pengumuman hasil.
(last modified 2026-09-26T03:43:37+00:00 )
Sep 26, 2026 10:42 Asia/Jakarta
  • Polisi rezim Zionis
    Polisi rezim Zionis

Pars Today - Pernyataan Komandan Polisi Israel di wilayah Quds mengungkap persiapan keamanan yang melampaui pengamanan pemilu rezim ini untuk menghadapi skenario kemungkinan kerusuhan setelah pengumuman hasil.

Melansir IRNA dari situs berita Rai Al-Youm, Sabtu, 26 September 2026, Avshalom Bild dalam wawancaranya dengan harian Yedioth Ahronoth menyatakan bahwa polisi telah melakukan 2 latihan simulasi skenario ini dan sedang berupaya memperkuat perlindungan lembaga-lembaga pemerintahan dengan koordinasi petugas Knesset.

Skenario ini mencakup kemungkinan penolakan hasil pemilu oleh kelompok-kelompok dan upaya mencapai lembaga-lembaga pemerintahan di Quds atau menyerangnya.

Ketika ditanya kepada Komandan Polisi Rezim Zionis di Quds apakah yang ia maksud adalah skenario serupa dengan penyerangan gedung Kongres Amerika pada 6 Januari 2021, ia menjawab, "Ya, kami memiliki skenario semacam itu dan telah menggelar 2 latihan."

Ketika ditanya kepada Bild seberapa besar kemungkinan ini, ia mengatakan bahwa di Israel, tidak ada yang mustahil.

Menurut Yedioth Ahronoth, pernyataan Bild menunjukkan pemahaman luas Polisi Israel tentang risiko pemilu rezim ini. Hal ini tidak terbatas pada perlindungan tempat pemungutan suara atau pencegahan kekerasan pada hari pemilihan, melainkan mencakup hari-hari setelah pengumuman hasil, ketika perselisihan politik dapat berubah menjadi protes jalanan yang luas.

Skenario ini khususnya sensitif di Quds, pusat lembaga-lembaga politik rezim Israel dan lokasi Tembok Ratapan serta wilayah lain di mana ketegangan agama, nasional, dan politik saling terkait.

Pemilihan umum parlemen Israel dijadwalkan digelar pada 27 Oktober 2026 untuk memilih 120 anggota Knesset (parlemen) ke-26 rezim ini.

"Komandan Polisi Israel wilayah Quds, Avshalom Bild, dalam wawancara dengan Yedioth Ahronoth mengungkap persiapan keamanan yang melampaui pengamanan pemilu, untuk menghadapi skenario kerusuhan pasca-pengumuman hasil. Polisi telah melakukan 2 latihan simulasi dan memperkuat perlindungan lembaga pemerintahan dengan koordinasi petugas Knesset."(Sail)