Menteri Perang Israel Ancam Lebanon Lagi
-
Israel Katz, Menteri Perang Israel
Pars Today - Menteri Perang Rezim Zionis dalam lanjutan agresi terhadap Lebanon, sekali lagi mengancam akan menduduki lebih banyak wilayah negara itu dan tidak mundur dari tanah yang diduduki.
Menurut laporan IRNA dari jaringan Al-Jazeera, Selasa, 20 Oktober 2026, Israel Katz, Menteri Perang Israel, mengancam bahwa rezim ini siap melakukan serbuan lebih lanjut ke dua wilayah, Nabatieh dan Litani, di Lebanon selatan, akan mengevakuasi penduduknya, dan akan menggabungkan wilayah-wilayah ini ke zona keamanan.
Meskipun berlanjutnya serangan dan agresi rezim Zionis terhadap Lebanon selatan, Katz menambahkan, “Segala penembakan atau peluncuran drone ke arah Israel akan menghadapi balasan keras dan Dahieh selatan Beirut akan menjadi sasaran.”
Menteri Perang Rezim Zionis dengan mengulangi retorikanya terhadap Iran dan Gerakan Hizbullah mengklaim, “Jika Hizbullah bergabung dengan serangan Iran mana pun terhadap Israel, ia akan menerima pukulan keras.”
Ia juga mengatakan, “Tentara Israel tidak akan mundur dari zona keamanan selama Hizbullah belum dilucuti senjatanya di seluruh Lebanon.”
Rezim Zionis sejak 2 Maret (11 Esfand 1404) memulai agresi luas terhadap Lebanon yang selain menyebabkan syahid dan terlukanya sejumlah warga Lebanon, lebih dari satu juta orang juga mengungsi dan sebagian wilayah di selatan negara ini masih diduduki rezim ini.
Sementara itu, Lebanon dan rezim Zionis dengan mediasi Amerika Serikat menandatangani "perjanjian kerangka"; perjanjian yang tujuannya disebut untuk mengakhiri perang. Perjanjian ini tercapai setelah beberapa putaran perundingan langsung antara kedua pihak di Washington.
Pada saat yang sama, perjanjian ini juga menghadapi kritik. Para pengkritik menyebutkan ambiguitas status hukum perjanjian dan tidak adanya jadwal waktu yang jelas untuk penarikan pasukan Zionis.
“Menteri Perang Rezim Zionis Israel Katz dalam lanjutan agresi terhadap Lebanon mengancam rezim ini siap menyerbu lebih lanjut wilayah Nabatieh dan Litani di Lebanon selatan, mengevakuasi penduduknya, dan menggabungkan wilayah itu ke zona keamanan. Meskipun serangan dan agresi berlanjut, Katz menyatakan segala penembakan atau peluncuran drone ke arah Israel akan dibalas keras dan Dahieh selatan Beirut akan menjadi sasaran.”(Sail)