Publik Dunia Pasif Sikapi Represi di Bahrain
Ayatullah Hossein Nouri Hamedani, salah seorang marja Syiah menyerukan peran aktif publik dunia dan organisasi internasional untuk menghentikan krisis politik di Bahrain, dan berlanjutnya aksi represif terhadap warga negara Arab itu oleh rezim Al Khalifa.
Ayatullah Hamedani dalam statemennya yang disampaikan hari Rabu (7/9) di Qom, Iran, mengkritik sikap represif rezim Al Khalifa terhadap rakyat Bahrain, dan mengajak publik dunia tidak pasif menyikapi masalah tersebut.
"Organisasi internasional bisa berperan aktif untuk mengakhiri tragedi ini, dan menghalangi terjadinya pertumpahan darah dan kelaliman," ujar salah seorang marja Syiah ini.
Di bagian lain statemennya, Ayatullah Hamedani mengkhawatirkan berlanjutnya konflik dan instabilitas di sejumlah negara Islam.
"Rezim Al Saud sebagai eksekutor kebijakan negara arogan dan rezim Zionis di kawasan, melakukan berbagai kejahatan, contohnya pembantaian di Yaman, intervensi dalam urusan Bahrain, dan menghalangi kehadiran sebagian muslim untuk menunaikan ibadah haji," tegasnya.
Ayatullah Hamedani dalam statemennya menekankan urgensi persatuan Islam dan kesadaran Muslim terhadap konspirasi adidaya global dan rezim Zionis di kawasan dan dunia.(PH)