Arab Saudi Sedang Upayakan Krisis dan Instabilitas di Lebanon
-
bendera Arab Saudi
Pakar masalah dunia Arab menyatakan, Arab Saudi sedang berupaya menyulut instabilitas dan krisis di Lebanon.
Abdul Bari Atwan, penulis dan pakar masalah dunia Arab di koran trans-regional Ray el-Youm menulis, rezim al-Saud menekan Lebanon dalam rangka menggulirkan makar baru anti-pemerintah dan rakyat Lebanon dan dalam hal ini Riyadh melibatkan sejumlah negara Arab.
Atwan menegaskan, rezim al-Saud dengan berbagai langkahnya di kawasan, telah membuka jalan se-lebar-lebarnya bagi Israel untuk melanjutkan kejahatan dan aksi-aksi destruktifnya.
Baru-baru ini, Riyadh memutus dukungan dan bantuannya sebesar tiga miliar USD untuk militer Lebanon, dengan klaim bahwa Beirut menunjukkan sikap suportif terhadap Tehran. Rezim al-Saud juga menginstruksikan warganya untuk segera meninggalkan Lebanon.
Sejumlah negara Arab termasuk Uni Emirat Arab, Qatar dan Kuwait, mengiringi langkah Arab Saudi itu dan mengimbau warga mereka untuk meninggalkan Lebanon. (IRIB Indonesia/MZ)