PM Irak Bentuk Markas Operasi di Talafar
-
Haider Al-Abadi
Perdana Menteri Irak, Haider Al-Abadi, membentuk sebuah markas operasi pembebasan Talafar, di utara negara itu, untuk melanjutkan oeprasi dan pemberantasan terorisme.
Kantor berita Kul Al-Iraq melaporkan, Al-Abadi sebagai Panglima Besar Angkatan Bersernjata Irak, pada Kamis petang, (24/11) menyatakan bahwa markas operasi pembebasan Talafar akan dibentuk dengan melibatkan sekitar 3.000 pasukan relawan suku dalam memberantas kelompok teroris Takfiri Daesh.
Perdana Menteri Irak juga pada hari yang sama meninjau pangkalan udara Talafar setelah pembebasannya dari pendudukan kelompok teroris Daesh dan melakukan pertemuan dengan para panglima pasukan relawan rakyat, keamanan serta militer.
Panglima Besar Angkatan Bersernjata Irak kemudian melakukan konferensi pers dan menegaskan bahwa pasukan Irak akan melanjutkan operasi pembebasan Mosul serta menegaskan bahwa telah terjalin kerjasama positif antara pasukan Irak dan warga Mosul.
Operasi pembebasan kota Mosul dimulai sejak 17 Oktober 2016 atas instruksi Perdana Menteri Irak. Militer, pasukan relawan rakyat dan pasukan Peshmerga Kurdistan juga terlibat dalam operasi itu.(MZ)