Inilah Data Terbaru Kejahatan Saudi di Yaman
Pusat Hak Asasi Manusi Yaman merilis data baru terkait korban dan kerugian akibat agresi militer Arab Saudi ke negara itu.
Serangan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke Yaman yang dimulai sejak Maret 2015 hingga Januari 2016 telah merenggut nyawa 8.278 warga Yaman, di mana 236 dari mereka adalah anak-anak dan 752 lainnya perempuan. Demikian dilansir Alalam mengutip Pusat HAM Yaman, Minggu (28/2/2016).
Sementara itu, jumlah korban terluka dilaporkan mencapai 16.000 orang, di mana 254 dari mereka adalah anak-anak dan 668 lainnya, perempuan.
Berdasarkan laporan pusat HAM Yaman, dalam rentan waktu tersebut, 810 sekolah dan pusat pendidikan, 39 universitas, 242 pusat kesehatan dan 345.722 rumah penduduk menjadi target serangan pasukan agresor.
Sejak Maret 2015 hingga Januari 2016, serangan militer Arab Saudi juga telah merusak 271 tempat penyimpangan bahan bakar, 140 pembangkit listrik, 1.113 gedung pemerintah, 10 dermaga dan pelabuhan, 530 jalan dan jembatan, 14 bandara dan 191 pabrik.
Selama satu tahun lalu, pasukan Arab Saudi juga menarget 121 pusat pariwisata, 59 monumen bersejarah, 615 masjid, 16 gedung media, 41 gedung olahraga, 163 tangki air, 168 tiang telekomonikasi, 176 truk pengangkut bahan bakar, 547 gudang penyimpanan bahan makanan, delapan gudang gandum, 421 truk pengangkut bahan makan, 124 peternakan dan 353 pasar. (RA)