Netanyahu: Israel Tinjau Ulang Hubungannya dengan PBB
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i29110-netanyahu_israel_tinjau_ulang_hubungannya_dengan_pbb
Menyusul pengesahan sebuah resolusi anti-rezim Zionis Israel di Dewan Keamanan PBB, Perdana Menteri rezim itu mengatakan, hubungan Tel Aviv dan PBB akan ditinjau ulang.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 25, 2016 07:37 Asia/Jakarta
  • Benyamin Netanyahu
    Benyamin Netanyahu

Menyusul pengesahan sebuah resolusi anti-rezim Zionis Israel di Dewan Keamanan PBB, Perdana Menteri rezim itu mengatakan, hubungan Tel Aviv dan PBB akan ditinjau ulang.

Press TV (24/12) melaporkan, Benyamin Netanyahu, PM Israel, Sabtu (24/12) mengatakan, saya sudah memerintahkan Menlu Israel agar dalam waktu satu bulan meninjau ulang seluruh hubungan Tel Aviv dengan PBB termasuk anggaran lembaga-lembaga afiliasinya dan kehadiran perwakilan PBB di wilayah Palestina pendudukan.

Netanyahu menyebut keputusan DK PBB terkait penghentian pembangunan distrik-distrik Zionis di wilayah Palestina pendudukan, memalukan.

"Kami akan melakukan perlawanan atas keputusan DK PBB ini," ujarnya.

PM Israel menjelaskan, sebelumnya sudah diinstruksikan supaya anggaran untuk lima lembaga afiliasi PBB yang menerapkan kebijakan anti-Israel, diputus dan sekarang keputusan ini akan diberlakukan untuk lembaga dan individu yang lebih banyak.

Kantor PM Israel sebelumnya mengumumkan, Israel tidak akan mematuhi isi resolusi yang disahkan DK PBB pada Jumat malam untuk menghentikan pembangunan distrik Zionis di wilayah Palestina.

DK PBB, Jumat (23/12) malam mengesahkan sebuah resolusi yang bertujuan melarang pembangunan distrik-distrik Zionis di wilayah Palestina.

Resolusi usulan Mesir tersebut akhirnya divoting oleh DK PBB.

14 anggota DK PBB memberikan suara setuju atas resolusi itu dan hanya Amerika Serikat yang bersuara abstain.

Berdasarkan resolusi itu, Israel berkewajiban menghentikan segera seluruh pembangunan distrik-distriknya di wilayah Palestina termasuk di Baitul Maqdis Timur.

Israel dengan terus membangun permukiman-permukiman Zionis, sedang berusaha mengubah komposisi geografis wilayah Palestina dan melakukan Yahudisasi di wilayah-wilayah itu demi mengokohkan dominasinya. (HS)