Dari Sejarah Ribuan Tahun hingga Persatuan Rakyat: Mengapa Iran Tak Terkalahkan?
-
Vasily Kuznetsov, peneliti senior Institut Oriental Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia
Pars Today - Peneliti senior Institut Oriental Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia percaya: "Identitas khusus Iran dan perilaku warganya dalam menghadapi agresi militer Amerika Serikat dan Israel adalah kunci keberhasilan mereka dalam memenangkan perang."
Menurut laporan Pars Today, Vasily Kuznetsov, peneliti senior Institut Oriental Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, pada hari Selasa (2/6/2026) dalam wawancara dengan IRNA di Moskow menyatakan: "Faktor pertama dalam kegagalan AS dan Israel adalah tingginya kekuatan pemerintah Iran, yang berakar pada sejarah ribuan tahun negara ini."
Kepala Pusat Studi Arab dan Islam Institut Oriental Rusia mengingatkan: "Sepanjang sejarah, kita belum pernah melihat Iran terpecah-pecah. Kita tidak pernah tahu periode dalam sejarah ketika Iran tidak ada."
Ia menegaskan: "Mengingat karakteristik yang menonjol ini, gagasan Israel atau Amerika untuk melemahkan Iran tampak sangat aneh dan tidak dapat diwujudkan."
Kuznetsov, dalam menyebutkan faktor kedua kegagalan AS dan rezim Zionis dalam mencapai tujuan mereka dalam agresi militer terhadap Iran, mencatat: "Selain fakta bahwa Iran adalah negara kuat yang berakar dalam sejarah, lembaga-lembaga kekuasaan di Iran juga sangat kuat, dan negara ini memiliki sistem politik yang sangat khusus, istimewa, dan kuat."
Ia menyatakan: "Faktor ketiga kegagalan AS dan Israel adalah keputusan pejabat Washington dan Tel Aviv, dan mereka mengabaikan pertanyaan: jika mereka membom suatu negara, apa yang akan dipikirkan oleh rakyat negara itu tentang mereka? Oleh karena itu, gagasan menyerang suatu negara adalah pendekatan yang sangat bodoh."
Pakar Oriental Rusia ini melanjutkan: "Seperti yang diharapkan, rakyat Iran pada saat agresi militer musuh juga bersatu di sekitar kepemimpinan dan benderanya."
Kuznetsov mencatat: "Faktor keempat kegagalan AS dan rezim Zionis dalam agresi militer terhadap Iran adalah identitas politik dan agama yang sangat khusus yang dimiliki oleh rakyat Iran; identitas peradaban ini didasarkan pada pemahaman khusus mereka tentang dunia." (MF)