Teroris Cemari Air, Penduduk Damaskus Kekurangan Air Minum
Menteri Sumber Daya Air Suriah mengatakan, serangan kelompok teroris di Damaskus, ibukota negara ini menyebabkan penduduk kota ini menghadapi kekurangan air minum yang parah.
"Sumber-sumber utama air Damaskus tidak dapat diakses akibat serangan para teroris, di mana sumber-sumber ini menyediakan 550.000 meter kubik air minum perharinya, " kata Nabil al-Hasan seperti dilansir ISNA ketika menyinggung program luar biasa untuk memenuhi kebutuhan air penduduk kota Damaskus.
Ia menambahkan, Kementerian Sumber Daya Air Suriah akan menggunakan cadangan air yang ada guna menyediakan air yang diperlukan penduduk kota Damaskus.
Sebelumnya, kelompok-kelompok teroris mencemari sumber-sumber air untuk penduduk Damaskus dan sekitarnya dengan bahan bakar minyak dan solar. Mereka menarget saluran-saluran utama air di distrik Wadi al-Bardi.
Distrik Wadi terdiri dari 13 desa, di mana 10 dari jumlah desa ini diduduki oleh milisi bersenjata dan tiga lainya berada di bawah kontrol militer Suriah.
Sumber air Ein al-Fijeh merupakan sumber air minum utama bagi penduduk Damaskus dan pinggiran kota ini.
Menyusul kemenangan militer Suriah di berbagai medan tempur dan kegagalan beruntun kelompok-kelompok teroris di negara ini, para teroris membalas kekalahan mereka dengan merusak infrastruktur Suriah dan membuat kerusakan luas terhadap sistem transmisi listrik dan pengairan di negara Arab ini. (RA)