Pasukan Rakyat Irak Hadang Militer Amerika di Salahuddin
-
pasukan Amerika
Gerakan perlawanan Islam, Al Nujaba, Irak mengumumkan, pasukan Al Nujaba di dataran tinggi Makhoul, Utara Provinsi Salahuddin, menghadang pergerakan militer Amerika Serikat yang berusaha melewati markas pasukan itu dan memaksa mereka mundur.
IRNA (7/1) melaporkan, menurut keterangan Al Nujaba, salah satu kelompok perlawanan rakyat Irak yang tergabung dalam Al Hashd Al Shaabi itu, tanpa menyebutkan waktu kejadian, militer Amerika diperintahkan untuk tidak mendekat ke markas pasukan rakyat Irak tersebut dan agar mereka tidak berada dalam posisi menyerang.
Al Nujaba menolak segala bentuk kerja sama dan interaksi dengan militer asing, baik Amerika maupun negara yang lain.
"Amerika dan sekutu-sekutunya adalah pihak yang membuka pintu masuknya teroris ke Irak," ujarnya.
Kelompok perlawanan Islam, Al Nujaba, Irak menentang segala bentuk intervensi pasukan asing dalam operasi pembebasan kota Mosul dan mengatakan bahwa operasi militer di Mosul harus murni dilakukan oleh pasukan Irak sampai diraih kemenangan.
Al Nujaba juga menyinggung urgensi penyaluran bantuan untuk warga sipil di wilayah-wilayah operasi, dan kepada pasukannya menegaskan untuk mendukung warga Irak dan membantu mereka.
Gerakan Al Nujaba merupakan cikal bakal kelompok sukarelawan rakyat Al Hashd Al Shaabi yang saat ini tengah bertempur di dua front, Irak dan Suriah. Dalam beberapa hari terakhir, Al Nujaba berhasil mematahkan serangan kelompok teroris Daesh di dataran tinggi Makhoul, Utara Salahuddin. (HS)