Opsi Cadangan AS bisa Sulut Perang Besar di Timteng
Koran Ettelaat cetakan Tehran menulis bahwa perang berskala internasional akan pecah jika Amerika Serikat memaksakan rencana cadangan untuk Suriah.
Dalam editorialnya Ahad (6/3/2016), Ettelaat mencatat bahwa gencatan senjata sementara di Suriah dengan banyak kelemahan terus berlanjut, sementara Arab Saudi dan Turki ingin menggagalkan proposal Dewan Keamanan PBB untuk menemukan solusi politik atas perang Suriah.
Para pemimpin Uni Eropa mendesak segera diakhirnya krisis Suriah, namun Arab Saudi, Turki dan rezim Zionis Israel tidak begitu puas dengan perubahan kebijakan Amerika Serikat dan Eropa terkait Suriah.
AS mengusulkan rencana cadangan untuk krisis Suriah dan konfrontasi langsung dengan melibatkan Saudi, Turki dan Israel akan terjadi jika gencatan senjata dan perundingan politik gagal.
Rencana cadangan (Plan B) adalah melancarkan serangan militer ke Suriah jika rencana pertama (Plan A) gagal yakni, gencatan senjata dan perundingan untuk menggelar pemilu parlemen dan presiden sampai 18 Maret 2016.
Menurut editorial Ettelaat, pelaksanaan gencatan senjata dan upaya untuk memecahkan krisis Suriah secara politik oleh PBB semakin memperbesar harapan untuk perdamaian, tapi rencana cadangan AS menetapkan perang besar-besaran dan berbahaya bagi seluruh Timur Tengah.
Gencatan senjata di Suriah dilaksanakan pada 27 Februari lalu atas kesepakatan Rusia dan AS. (RM)