Arab Saudi Ingin Bangun Kontak dengan Iran
Ali al-Tamimi, seorang pakar hukum internasional, mengatakan bahwa Arab Saudi ingin menjadikan Irak sebagai mediator untuk membangun kontak dengan Republik Islam Iran.
Dalam wawancara dengan media Rusia, Sputnik, Senin (27/2/2017), al-Tamimi menyoroti kunjungan mengejutkan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubeir ke Irak pada tanggal 25 Februari.
Menurutnya, Saudi ingin menggunakan Irak untuk menjalin kontak dengan Iran. Mereka perlu semacam mediator untuk menyelesaikan masalah.
"Sejak tahun 1990 hubungan antara Riyadh dan Baghdad telah memburuk dan tidak ada tanda-tanda perbaikan," ujarnya.
Perjalanan al-Jubeir adalah kunjungan resmi pertama ke Irak oleh menlu Saudi sejak tahun 1990 dan kunjungan tingkat tinggi pertama sejak invasi pimpinan AS pada tahun 2003. (RM)