Israel Mengaku Siap Serang Lebanon karena Didukung AS dan Arab
Ketua Partai Tawhid, Lebanon mengatakan, rezim Zionis Israel dengan bantuan Amerika Serikat dan dorongan beberapa negara Arab, siap untuk menyerang Lebanon.
IRNA (29/2) melaporkan, Wiam Wahhab, Ketua Partai Tawhid, Lebanon dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Mayadeen menuturkan, fase yang sedang dilalui oleh kawasan hari ini, mirip dengan fase Perang Dunia Kedua, dan Lebanon berada dalam bahaya serta ancaman.
Wahhab menambahkan, pihak manapun yang memprovokasi Israel untuk menyerang Lebanon, pasti rugi, karena Israel akan kalah dalam perang melawan Lebanon.
Terkait undang-undang pemilu parlemen Lebanon yang sedang hangat dibahas sejak beberapa pekan lalu, Ketua Partai Tawhid menuturkan, Michel Aoun, Presiden Lebanon menentang perpanjangan masa parlemen sekarang dan mendesak pelaksanaan pemilu parlemen sesuai waktu yang sudah ditentukan.
Rencananya pemilu parlemen Lebanon akan digelar pada Mei 2017, namun sebagian besar kelompok politik di negara itu menekankan pengesahan undang-undang baru pemilu parlemen.
Dalam undang-undang lama atau yang dikenal dengan "UU 60", dimana pemilu parlemen tahun 2009 dilakukan berdasarkan undang-undang tersebut, kandidat anggota parlemen Kristen bisa masuk parlemen karena mendapat suara Muslim dan begitu sebaliknya. (HS)