Brutalitas Aparat Keamanan Saudi di al-Awamiyah Berlanjut
-
Rumah Penduduk al-Awamiyah Dihancurkan Aparat Arab Saudi
Serangan aparat keamanan rezim Al Saud ke kota al-Awamiyah dan desa al-Mosara di timur Arab Saudi dan pembakaran rumah-rumah penduduk, sekolah dan masjid di wilayah ini telah berlalu selama dua pekan, bahkan berlanjut hingga sekarang, namun masyarakat internasional hanya bungkam menyaksikannya.
Seperti dilansir FNA, aparat keamanan Arab Saudi sejak Rabu (24/5/2017) pagi menyerang al-Dirah di timur negara ini. Mereka menggunakan berbagai jenis bom pembakar dan bahan peledak untuk menarget rumah-rumah penduduk di daerah ini. Akibatnya, sebuah tempat perbelanjaan terbakar dan warga tidak mampu untuk memadamkannya karena penutupan Pusat Pertahanan Sipil ditutup.
Aparat keamanan rezim Al Saud juga menggunakan kendaraan-kendaraan panser dan senjata untuk menembaki Hauzah Ilmiah Sheikh Nimr Baqir al-Nimr di desa bersejarah al-Mosara.
Pasukan keamanan Arab Saudi hingga sekarang menyerang desa al-Mosara dan merusak banyak rumah penduduk di desa ini. Tindakan tersebut makin masif menyusul kebungkaman masyarakat internasional.
Desa al-Mosara di al-Awamiyah yang merupakan tempat kelahiran Sheikh Nimr, ulama terkemuka Syiah Arab Saudi menjadi simbol perlawanan terhadap penindasan rezim Al Saud. Para pejabat Riyadh berusaha menghancurkan seluruh desa ini dengan dalih untuk pembangunan proyek.
Pasukan reaksi cepat Arab Saudi mengklaim bahwa desa yang berpenduduk Muslim Syiah tersebut harus segera dihancurkan untuk menangani ketidakamanan dan terorisme, sebab, desa itu menjadi inspirasi protes rakyat di Arab Saudi. .
Sejak tahun 2011 dan pasca meluasnya demonstrasi rakyat untuk memprotes kejahatan dan penindasan yang dilakukan rezim Al Saud, kawasan timur Arab Saudi yang mayoritasnya penduduknya bermazhab Syiah sering menjadi sasaran serangan dan brutalitas aparat keamanan negara itu. (RA)