Yaman Punya Banyak Opsi untuk Merespon Kejahatan Saudi
-
Sharaf Ghalib Luqman, Jubir Militer Yaman.
Juru bicara militer dan komite rakyat Yaman mengatakan, militer dan komite rakyat memiliki berbagai opsi militer di semua medan pertempuran untuk merespon kejahatan Arab Saudi.
Sharaf Ghalib Luqman mengungkapkan hal itu dalam pernyataanya pada Senin (19/6/2017) ketika mengungkapkan keyakinan atas peningkatan kemampuan militer pasukan gabungan Yaman.
"Yaman akan menunjukkan fakta di medan perang untuk melemahkan gerakan musuh dan menarget semua pangkalan militer mereka di dalam wilayah Arab Saudi," kata Ghalib Luqman seperti dilansir IRNA.
Jubir militer Yaman lebih lanjut mengkritik posisi Dewan Keamanan PBB atas krisis di negaranya.
"Menyusul kelanjutan kebijakan lalim kekuatan-kekuatan adidaya tanpa memperhatikan kejahatan Arab Saudi terhadap hak rakyat Yaman, maka tidak ada pilihan kecuali mempertahankan diri dengan segala cara yang mungkin dilakukan," imbuhnya.
Ghalib Luqman juga mengapresiasi perlawanan rakyat Yaman dalam menghadapi serangan brutal pasukan Arab Saudi dan sekutunya.
"Keteguhan merupakan senjata yang paling ampuh bagi para komandan militer dan pasukan serta komite rakyat di semua medan tempur untuk melanjutkan perlawanan terhadap pasukan agresor Arab Saudi," pungkasnya.
DK-PBB dalam pernyataan pada kamis pekan lalu mengambil posisi berat sebelah terhadap Arab Saudi dan menuntut penghentian serangan Gerakan Rakyat Yaman Ansarullah terhadap posisi pasukan negara Arab itu.
Invasi militer Arab Saudi yang mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai sejak Maret 2015 dan telah merenggut lebih dari 11.400 orang.
Agresi yang dilakukan dengan dalih mengembalikan kekuasaan Abd. Rabbuh Mansur Hadi, Presiden Yaman yang telah mengundurkan diri ini juga telah menghancurkan insfrastruktur penting Yaman terutama rumah sakit, bandara, pelabuhan, pabrik, sekolah dan fasilitas publik lainnya. (RA)