Ini Maksud AS dan Uni Eropa Cegah Kembalinya Pengungsi Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i40680-ini_maksud_as_dan_uni_eropa_cegah_kembalinya_pengungsi_suriah
Wakil Sekjen Hizbullah Lebanon, Syeikh Naim Qassem menyatakan, keputusan melarang kembalinya para pengungsi Suriah ke negara mereka ditetapkan oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.
(last modified 2026-06-22T19:16:19+00:00 )
Jul 07, 2017 23:51 Asia/Jakarta
  • Syeikh Naim Qassem
    Syeikh Naim Qassem

Wakil Sekjen Hizbullah Lebanon, Syeikh Naim Qassem menyatakan, keputusan melarang kembalinya para pengungsi Suriah ke negara mereka ditetapkan oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Hal itu dikemukakan pejabat tinggi Hizbullah Lebanon itu dan mengatakan, melalui cara ini, Amerika Serikat dan Uni Eropa mengupayakan agitasi baru terhadap pemerintah Suriah.

Ditambahkannya, AS dan Uni Eropa ingin mengesankan bahwa dengan bertahannya pemerintah Suriah, tidak ada orang yang dapat hidup di negara itu.

Syeikh Naim Qassem menambahkan, kembalinya para pengungsi Suriah ke negara mereka sama artinya dengan kesuksesan pemerintah Damaskus untuk mengelola dan mengamankan negara.

Pernyataan Syeikh Naim Qassem itu mengemuka di saat dua hari sebelumnya muncul perselisihan di dalam pemerintah Lebanon soal perundingan dengan pemerintah Suriah untuk menyelesaikan masalah pengungsi Suriah yang berada di Lebanon.

Sebagian kelompok Lebanon termasuk Hizbullah menekankan pentingnya dialog dengan pemerintah Suriah sementara kelompok-kelompok yang pro-Barat menentang usulan tersebut.

Krisis Suriah bergejolak sejak 2011 menyusul serangan kelompok-kelompok teroris yang didukung Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutu mereka termasuk Turki. Krisis itu digulirkan untuk menggulingkan pemerintahan sah Presiden Suriah.

Jutaan warga Suriah telah mengungsi akibat krisis yang berkecemuk di negara mereka.(MZ)