Bom Ranjau Ancam Keselamatan Warga Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i41996-bom_ranjau_ancam_keselamatan_warga_yaman
Lebih dari 1.000 warga sipil Yaman meninggal dunia atau cacat seumur hidup selama dua tahun terakhir akibat ledakan ranjau.
(last modified 2026-07-29T04:05:44+00:00 )
Aug 01, 2017 00:08 Asia/Jakarta
  • Bom ranjau
    Bom ranjau

Lebih dari 1.000 warga sipil Yaman meninggal dunia atau cacat seumur hidup selama dua tahun terakhir akibat ledakan ranjau.

Seperti dilaporkan kantor berita IRIB, Senin (31/7/2017), warga Yaman harus membayar harga mahal atas perang di negeri mereka dan menurut data PBB, sedikitnya 16.000 orang meninggal dunia selama lebih dari dua tahun perang. Paling tidak 10.000 dari korban tewas adalah warga sipil.

Selama masa itu, lebih dari 1.000 warga sipil Yaman meninggal dunia akibat ledakan ranjau dan bahan peledak sisa perang.

Di samping itu, tiga juta warga Yaman terpaksa mengungsi demi menyelamatkan diri mereka dari perang.

Diperkirakan bahwa sedikitnya 18 juta warga Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan dan kebanyakan dari mereka terancam kelaparan. Hampir setengah juta warga juga terjangkit wabah kolera karena hancurnya fasilitas kesehatan di Yaman.

Dalam sebuah pernyataan bersama pada Rabu lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) dan Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan bahwa Yaman bergulat dengan wabah kolera terburuk di dunia di tengah krisis kemanusiaan terbesar di dunia.

"Yaman berada di ambang kelaparan, di mana lebih dari 60 persen penduduk tidak tahu dari mana akan memperoleh makanan. Hampir 2 juta anak-anak Yaman menderita kekurangan gizi akut. Malnutrisi membuat mereka lebih rentan terhadap kolera; sebuah kombinasi yang ganas," kata pernyataan tersebut.

Arab Saudi telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan Abd Rabbu Mansour Hadi ke tampuk kekuasaan. (RM)