Qatar Khawatirkan Keselamatan Jemaah Hajinya di Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i42992-qatar_khawatirkan_keselamatan_jemaah_hajinya_di_saudi
Menyusul dibukanya kembali perbatasan darat Arab Saudi bagi jemaah haji Qatar, pemerintah Doha sekarang justru mengkhawatirkan keselamatan jemaah hajinya di Saudi.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Aug 19, 2017 05:52 Asia/Jakarta
  • Mohammed bin Abdulrahman Al Thani
    Mohammed bin Abdulrahman Al Thani

Menyusul dibukanya kembali perbatasan darat Arab Saudi bagi jemaah haji Qatar, pemerintah Doha sekarang justru mengkhawatirkan keselamatan jemaah hajinya di Saudi.

IRIB (18/8) melaporkan, Kementerian Luar Negeri Qatar, Jumat (18/8) mengatakan, petinggi Saudi sampai saat ini belum menjawab pertanyaan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam, Qatar soal keselamatan jemaah haji negara ini selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Syeikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Menlu Qatar menuturkan, tensi ketegangan Riyadh-Doha dan retorika media-media Saudi menyebabkan kebencian terhadap Qatar semakin meluas dan masalah ini sangat mengkhawatirkan pemerintah Doha.

Ia menambahkan, tangggung jawab menjaga keamanan dan keselamatan jemaah haji Qatar yang saat ini sudah berhasil masuk ke Saudi, berada di tangan pemerintah Riyadh.

Kekhawatiran Doha terkait keamanan jemaah hajinya di Saudi berdasar pada rekan jejak pengelolaan haji Riyadh yang tidak profesional dan kerap menimbulkan bencana.

Pada Hari Raya Idul Adha tahun 2015, ribuan jemaah haji termasuk 464 haji Iran meninggal dunia saat melakukan manasik di Mina akibat keteledoran dan ketidakbecusan petugas haji Saudi.

Lebih dari 100 warga Qatar saat ini sudah berhasil memasuki Saudi sejak dibukanya kembali perbatasan darat negara itu.

Salman bin Abdulaziz, Raja Saudi, Rabu (16/8) mengeluarkan perintah pembukaan kembali satu-satunya pintu perbatasan darat negara itu dengan Qatar agar jemaah haji Qatar bisa berhaji tahun ini.

Perintah Raja Salman dikeluarkan setelah Sheikh Abdullah bin Ali bin Abdullah bin Jassem Al Thani, Pangeran Qatar melakukan pertemuan dengan Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Saudi di Jeddah.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir sejak 5 Juni 2017 lalu memutus hubungan dengan Qatar karena negara itu dituduh mendukung terorisme. Keempat negara Arab itu juga menutup perbatasan darat, laut dan udaranya dengan Qatar.

Keempat negara Arab itu menuding Qatar tidak sejalan dengan kebijakan-kebijakan koalisi Arab pimpinan Riyadh. (HS)