Iravani: Semua Pemerintah yang Terlibat dalam Agresi AS-Israel ke Iran Harus Bertanggung Jawab!
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189234-iravani_semua_pemerintah_yang_terlibat_dalam_agresi_as_israel_ke_iran_harus_bertanggung_jawab!
Pars Today - Duta Besar dan Wakil Tetap Iran untuk PBB menegaskan bahwa semua pemerintah yang tindakan internasionalnya yang melanggar hukum berperan dalam agresi AS dan rezim Zionis terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Iran harus dimintai pertanggungjawaban.
(last modified 2026-05-01T07:12:34+00:00 )
May 01, 2026 19:11 Asia/Jakarta
  • Amir Saeed Iravani, Wakil Tetap Iran untuk PBB
    Amir Saeed Iravani, Wakil Tetap Iran untuk PBB

Pars Today - Duta Besar dan Wakil Tetap Iran untuk PBB menegaskan bahwa semua pemerintah yang tindakan internasionalnya yang melanggar hukum berperan dalam agresi AS dan rezim Zionis terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Iran harus dimintai pertanggungjawaban.

Menurut laporan Pars Today, 1 Mei 2026, Amir Saeed Iravani, dalam menanggapi surat enam negara Arab (Qatar, Bahrain, UEA, Arab Saudi, Kuwait, dan Yordania), dengan tegas menolak semua tuduhan tidak berdasar, seraya menyatakan bahwa klaim negara-negara tersebut tentang "hak membela diri" tidak memenuhi kriteria Pasal 51 Piagam PBB. Sebaliknya, tindakan internasional yang melanggar hukum mereka justru merupakan tindakan agresi menurut Resolusi Majelis Umum PBB 3314.

Iravani menulis bahwa negara-negara ini dengan sengaja mengabaikan akar penyebab situasi saat ini, yakni fakta bahwa AS dan rezim Zionis telah melakukan tindakan agresi dan serangan tak beralasan serta ilegal terhadap Iran.

Ia menegaskan bahwa penggunaan kekerasan ilegal serta serangan militer AS dan rezim Zionis terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Iran merupakan pelanggaran mencolok, sistematis, dan meluas terhadap hukum internasional, baik dalam ranah hukum yang mengatur penggunaan kekerasan maupun hukum yang mengatur konflik bersenjata.

Surat enam negara Arab yang mencoba "membenarkan" dukungan mereka terhadap agresi AS-Israel ditepis keras oleh Iravani. Argumentasinya sistematis: tidak ada "hak membela diri" yang melegitimasi partisipasi dalam agresi ilegal terhadap negara ketiga, itu sesuai Resolusi PBB 3314. Iravani juga mengingatkan bahwa bukan Iran yang memulai, tapi AS dan Israel yang melakukan serangan tak beralasan. Kini, Iravani menyeret semua pihak yang membantu, entah lewat pangkalan militer, wilayah udara, atau dukungan politik, ke dalam jerat tanggung jawab hukum.

Diplomasi Iran berubah dari bertahan ke menyerang: katakan dengan jelas, siapa membantu agresi, siap-siap masuk catatan hitam sejarah. Forum PBB mungkin tak bisa menghukum sekarang, tapi dokumentasi ini penting untuk pengadilan masa depan. Ingat, Nuremberg tidak terjadi dalam sehari.(sl)