Otoritas Palestina Reaksi Penutupan Kantor PLO di Washington
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i46934-otoritas_palestina_reaksi_penutupan_kantor_plo_di_washington
Juru bicara Otoritas Palestina menilai langkah Amerika Serikat yang menutup kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington sebagai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hubungan kedua belah pihak.
(last modified 2026-04-15T09:44:22+00:00 )
Nov 19, 2017 01:39 Asia/Jakarta
  • Otoritas Palestina.
    Otoritas Palestina.

Juru bicara Otoritas Palestina menilai langkah Amerika Serikat yang menutup kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington sebagai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hubungan kedua belah pihak.

Nabil Abu Radina mengatakan, langkah AS ini bisa memiliki konsekuensi berbahaya dalam proses perundingan kompromi di Timur tengah dan hubungan AS dengan dunia Arab. Demikian dilansir Sputnik, Sabtu (18/11/2017).

Menurutnya, kebijakan AS tersebut aneh, sebab, dalam pertemuan antara Mahmoud Abbas, Pemimpin Otoritas Palestina dengan Donald Trump, Presiden AS telah tercipta kesepahaman mengenai persiapan untuk kelanjutan dialog kompromi.

Abu Radina menambahkan, langkah terbaru AS yang menutup kantor PLO merupakan hadiah untuk rezim Zionis Israel, di mana selain menentang solusi dua negara dan melanjutkan pembangunan distrik-distrik Zionis, juga berusaha menyabotase upaya penyelesaian isu Palestina.

Riyadh al-Maliki, Menlu Otoritas Palestina.

Sebelumnya, Riyadh al-Maliki, Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina, mengkritik langkah terbaru AS dan mengatakan bahwa tindakan tersebut mungkin saja merupakan bagian dari kebijakan ancaman AS untuk menekan PLO berkaitan dengan isu politik mengenai kasus Palestina.

Associated Press mengutip para pejabat AS menulis bahwa Washington telah memperingatkan perwakilan PLO di Amerika untuk berpartisipasi serius dalam perundingan kompromi dengan Israel. (RA)