Keamanan di Sanaa Berhasil Dipulihkan Pasca Bentrokan Internal
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i47627-keamanan_di_sanaa_berhasil_dipulihkan_pasca_bentrokan_internal
Dewan Tinggi Politik Yaman yang mengelola urusan negara mengatakan situasi di ibukota Sanaa kembali normal setelah terjadi bentrokan sengit antara pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh dan pejuang Houthi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 03, 2017 10:31 Asia/Jakarta
  • Saleh al-Samad
    Saleh al-Samad

Dewan Tinggi Politik Yaman yang mengelola urusan negara mengatakan situasi di ibukota Sanaa kembali normal setelah terjadi bentrokan sengit antara pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh dan pejuang Houthi.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Sabtu (2/12/2017), Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Saleh Ali al-Samad, meminta semua pihak, partai politik dan suku Yaman untuk bersabar, melawan agresi, dan tidak membantu "makar" yang dimaksudkan memicu ketegangan.

"Aparat keamanan melanjutkan upaya mereka meningkatkan keamanan dan stabilitas, dan semua pihak yang mencoba mengacaukan keamanan telah ditangani dengan serius," kata Samad.

Menurutnya, menjaga ketenangan dan keamanan publik di Sanaa, yang telah menjadi simbol kehormatan rakyat Yaman, adalah isu strategis bagi Dewan Politik Agung Yaman.

Pejabat Yaman itu juga mendesak rakyat Yaman yang "bijak" untuk bekerja sama dengan kekuatan nasional dan politik dalam menjaga stabilitas negara.

Dia lebih lanjut mengungkapkan penyesalan mendalam atas perkembangan terbaru di Yaman, yang memperburuk penderitaan rakyat akibat agresi dan blokade militer pimpinan Saudi.

"Semua tokoh, warga yang bijak dan semua masyarakat harus menjalankan tanggung jawab dan disiplin tertinggi serta memikul tanggung jawab selama periode ini untuk membebaskan negara dari friksi dan konflik," pungkasnya.

Mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh

Berbicara dalam pidato di televisi pada hari Sabtu, Saleh yang pasukannya bersekutu dengan pejuang Houthi melawan Arab Saudi mengemukakan tawaran baru kepada koalisi agresor besutan Riyadh.

Saleh mengatakan dirinya siap berunding dengan Arab Saudi dan "membuka lembaran baru" jika Riyadh dan sekutunya mencabut blokade dan menghentikan serangan udara di Yaman.

Pemimpin Houthi Abdul Malik al-Houthi menilai sikap Saleh sebagai "pengkhianatan" dan menekankan bahwa mantan presiden harus mempertimbangkan kembali kebijakannya yang disambut musuh-musuh Yaman.(MZ)