Tudingan AS Anti-Iran untuk Mengalihkan Isu Qods
-
Nikki Haley
Anggota senior Ansarullah Yaman, menilai tudingan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran, sebagai upaya mengalihkan opini publik dari isu Qods.
Nikki Haley, Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (14/12/2017) kepada para wartawan di markas PBB di New York, menunjukkan puing rudal yang ditembakkan dari Yaman menuju Riyadh pada awal November 2017 lalu dan mengklaim bahwa Iran mengirim rudal tersebut untuk Ansarullah Yaman.
Mehr News melaporkan, Abdul Malik al-Ajri, anggota senior Ansarullah Yaman, dalam Tweetnya menilai klaim yang dikemukakan Amerika Serikat bahwa rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi adalah produksi Iran, sebagai upaya baru Washington untuk menjauhkan opini publik dari isu Qods dan mengatakan, "Amerika Serikat tidak punya bukti yang membuktikan persenjataan Houthi oleh Iran."
Al-Ajri menjelaskan bahwa tuduhan Amerika Serikat terhadap Iran setelah sekitar tiga tahun agresi Arab Saudi ke Yaman itu tidak dapat diterima dan mengatakan, "Washington tidak dapat menemukan bukti apapun dari sekian banyak rudal yang ditembakkan oleh Yaman."
Klaim anti-Iran itu mengemuka di saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 6 Deseber 2017 mengumumkan pengakuan Gedung Putih terhadap Qods sebagai ibuokta Israel, yang langsung direaksi dengan kemarahan dunia Islam dan masyarakat global.(MZ)