Penasihat Assad Reaksi Klaim Dubes AS untuk PBB
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48391-penasihat_assad_reaksi_klaim_dubes_as_untuk_pbb
Penasihat Presiden Suriah untuk Urusan Politik dan Media menilai pernyataan provokatif dan anti-Poros Muqawama yang dilontarkan oleh Nikki Haley, Duta Besar AS untuk PBB sebagai kebijakan berlulang dan pengobar perang Washington.
(last modified 2026-06-20T17:21:50+00:00 )
Des 19, 2017 12:01 Asia/Jakarta
  • Bouthaina Shaaban,Penasihat Presiden Suriah untuk Urusan Politik dan Media.
    Bouthaina Shaaban,Penasihat Presiden Suriah untuk Urusan Politik dan Media.

Penasihat Presiden Suriah untuk Urusan Politik dan Media menilai pernyataan provokatif dan anti-Poros Muqawama yang dilontarkan oleh Nikki Haley, Duta Besar AS untuk PBB sebagai kebijakan berlulang dan pengobar perang Washington.

Bouthaina Shaaban mengungkapkan hal itu dalam pernyataan terbaru seperti dilansir IRNA, Selasa (19/12/2017).

Ia juga menyebut kebijakan dan pernyataan para pejabat AS sebagai pengulangan klaim-klaim Colin Powell, mantan Menteri Luar Negeri AS yang menyebabkan serangan negara itu ke Irak dan menimbulkan korban jiwa jutaan orang.

"Di masa itu, dia mengetahui bahwa pernyatannya itu akan menggerakkan pasukan AS di jalur perang dengan Irak," ujarnya

Ia menambahkan, klaim-klaim Nikki Haley tentang Iran dan upaya rezim Zionis Israel untuk normalisasi hubungan dengan rezim-rezim Arab boneka AS menunjukkan ketakukan mereka terhadap kekuatan Republik Islam.

Penasihat Bashar al-Assad untuk Urusan Politik dan Media itu lebih lanjut menyinggung upaya AS untuk menciptakan koalisi strategis baru dengan tujuan menjarah kekayaan di kawasan.

"Demi memenuhi tuntutan-tuntutan Zionis, AS mencemooh dunia melalui tuduhan dan fitnah," kata Bouthaina Shaaban.

Di bagian lain pernyataannya, ia menilai kebijakan AS sebagai pelaksanaan dari kebijakan rezim penjajahan dan kolonialisme rezim Zionis di Palestina dan Arab.

Mengingat kebijakan-kebijakan ini bertentangan dengan hukum internasional, lanjut Bouthaina Shaaban, para wakil politik AS menjustifikasinya dengan melakukan kebodohan dan kejahatan yang menambah "catatan sejarah kelam " mereka dalam menumpahkan darah orang-orang yang tidak bersalah.

Nikki Haley, Dubes AS untuk PBB.

Pekan lalu, Nikki Haley, Dubes AS untuk PBB meluncurkan propaganda baru terhadap Tehran dengan tampil di depan pecahan rudal yang diklaim milik Iran.

Haley di hadapan wartawan di markas besar PBB, New York pada Kamis malam mengklaim bahwa pecahan rudal yang ditembakkan Yaman ke Arab Saudi tersebut adalah buatan Iran.

Haley –tanpa menyinggung dukungan persenjataan AS kepada Arab Saudi untuk membombardir rakyat tertindas Yaman– menuding Iran telah mempersenjatai Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah. Namun Farhan Haq, Wakil Juru Bicara PBB telah membantah klaim tersebut. (RA)