Jaafari: Pasukan AS dan Turki Harus Meninggalkan Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48559-jaafari_pasukan_as_dan_turki_harus_meninggalkan_suriah
Duta Besar Suriah untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan ketua delegasi pemerintah untuk dialog damai intra-Suriah, Bashar al-Jaafari, menyatakan, pasukan militer AS dan Turki harus segera meninggalkan Suriah.
(last modified 2026-06-20T17:21:50+00:00 )
Des 23, 2017 02:37 Asia/Jakarta
  • Bashar al-Jaafari
    Bashar al-Jaafari

Duta Besar Suriah untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan ketua delegasi pemerintah untuk dialog damai intra-Suriah, Bashar al-Jaafari, menyatakan, pasukan militer AS dan Turki harus segera meninggalkan Suriah.

Hal itu disampaikan Jaafari dalam putaran terakhir perundingan damai Suriah di ibu kota Kazakhstan, Astana.

Pada tanggal 13 Oktober, pasukan Turki memasuki utara Suriah dengan sebuah konvoi 12 kendaraan lapis baja untuk melancarkan sebuah operasi militer.

Sumber media Turki mengatakan konvoi tersebut mencakup 80 tentara.

konvoi militer Turki

Adapun sumber-sumber lokal menyebutkan bahwa pasukan itu menuju bagian barat provinsi Aleppo.

Perkembangan itu terjadi setelah pejabat Turki mengatakan bahwa mereka mengirim pasukan ke Suriah untuk memberlakukan zona de-eskalasi di Idlib, yang sebagian besar dikendalikan oleh pasukan koalisi teroris Takfiri Hayat Tahrir al-Sham (HTS).

Zona de-eskalasi merupakan bagian dari kesepakatan yang dicapai antara Turki, Iran dan Rusia.

Sementara itu, sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah dua hari perundingan di Kazakhstan mengatakan bahwa delegasi dari Rusia, Iran dan Turki, perwakilan pemerintah Suriah serta sebuah tim oposisi beranggota 20 orang telah sepakat untuk mengadakan "kongres perdamaian" di resor Sochi di Laut Hitam Rusia sebagai bagian dari upaya untuk menemukan solusi politik bagi konflik Suriah.(MZ)