Rudal Zelzal 2 Menghantam Posisi Pasukan Bayaran Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48699-rudal_zelzal_2_menghantam_posisi_pasukan_bayaran_saudi
Pasukan Yaman telah menembakkan rudal balistik Zelzal 2 ke posisi pasukan bayaran Saudi di distrik Nihm di provinsi Sanaa, dan menewaskan banyak di antara mereka.
(last modified 2026-07-29T04:05:44+00:00 )
Des 26, 2017 02:37 Asia/Jakarta
  • rudal Yaman
    rudal Yaman

Pasukan Yaman telah menembakkan rudal balistik Zelzal 2 ke posisi pasukan bayaran Saudi di distrik Nihm di provinsi Sanaa, dan menewaskan banyak di antara mereka.

Menurut laporan awal, sejumlah milisi yang didukung Saudi dan setia kepada mantan presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi, tewas dan terluka setelah militer Yaman yang didukung pasukan relawan rakyat meluncurkan rudal produksi dalam negeri ke posisi mereka.

Seorang sumber militer, yang berbicara secara anonim, mengatakan kepada jaringan televisi Yaman al-Masirah, bahwa militer Yaman telah menembakkan rudal Zelzal-2 ke posisi pasukan bayaran Saudi saat mereka bergerak maju ke distrik Nihm, Senin sore (25/12/2017).

Secara terpisah, sejumlah loyalis Hadi tewas dan terluka saat pasukan Yaman melancarkan dua serangan terpisah ke pos terdepan mereka di provinsi barat daya Taizz.

Seorang pejabat militer yang berbicara secara anonim mengatakan serangan pertama terjadi di selatan pangkalan militer Khalid, sementara yang kedua menargetkan daerah sebelah barat kota Mawza.

Selanjutnya, pasukan Yaman dan pejuang sekutu melakukan serangan terhadap posisi pasukan bayaran Saudi di distrik al-Maslub di provinsi utara Yaman, al-Jawf, menyebabkan puluhan orang tewas dan terluka.

Pasukan Yaman juga menggagalkan upaya infiltrasi pasukan loyalis Hadi di wilayah Sadah di distrik Maslub, serta membunuh dan melukai banyak tentara bayaran Saudi.

kondisi warga Yaman

Sedikitnya 13.600 warga Yaman tewas sejak awal kampanye militer Arab Saudi ke Yaman pada tahun 2015. Infrastruktur Yaman termasuk rumah sakit, sekolah dan pabrik, juga telah dirusak dalam serangan koalisi pimpinan Saudi.

Perang yang dipimpin oleh Saudi juga telah memicu epidemi kolera yang mematikan di Yaman.

Menurut data  terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), wabah kolera telah membunuh 2.167 orang sejak akhir April dan 841.906 orang lainnya diduga terinfeksi.(MZ)