Ban: Gencatan Senjata, Peluang untuk Perundingan Suriah-Suriah
-
Ban Ki-moon
Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa menekankan, gencatan senjata di Suriah merupakan peluang untuk memulai perundingan Suriah-Suriah.
ISNA melaporkan, Ban Ki-moon dalam konferensi persnya bersama Menlu Yordania, Nasser Judeh, menekankan bahwa gencatan senjata di Suriah merupakan peluang dan motivasi untuk memulai perundingan Suriah-Suriah, serta masa tepat untuk mengirim bantuan kemanusiaan bagi rakyat yang terkepung.
Ban dalam konferensi pers tersebut berbicara tentang krisis Suriah dan pentingnya komitmen semua pihak untuk memberantas kelompok teroris Takfiri Daesh.
Di lain pihak, Nasser Judeh, Menteri Luar Negeri Yordania, menekankan urgensi pencapaian hak-hak rakyat Palestina, khususnya pembentukan sebuah negara Palestina independen dengan Baitul Maqdis (al-Qods) sebagai ibukotanya.
Ban juga bertemu dengan Abdullah II, Raja Yordania, seraya berunding dan membicarakan berbagai transformasi regional serta masalah pengungsi Suriah dan pemberantasan terorisme.
Ban tiba di Yordania pada Sabtu (27/3), setelah kunjungannya ke Irak. (IRIB Indonesia/MZ)