Asaib Ahlul Haq Irak Tolak Keberadaan Pasukan AS
-
Qais Al Khazali
Sekjen gerakan Asaib Ahlul Haq Irak mengatakan, perlawanan rakyat negara ini dalam membela hak kedaulatan mereka, telah memaksa Amerika Serikat mundur.
Kantor berita Rasa (2/1) melaporkan, Qais Al Khazali, Sekjen Asaib Ahlul Haq Irak, Senin (1/1) dalam peringatan enam tahun penarikan pasukan Amerika dari Irak, di Baghdad menuturkan, menerima kehadiran pasukan asing di Irak berarti mengabaikan hak kedaulatan negara ini.
Sekjen Asaib Ahlul Haq Irak juga menyinggung pengakuan Presiden Amerika, Donald Trump bahwa Barack Obama, mantan presiden negara itu adalah orang yang menciptakan kelompok teroris Daesh.
"Amerika menciptakan Daesh untuk mereaksi kemenangan politik dan militer Irak, juga untuk menutupi kegagalan konspirasinya di negara ini," ujarnya.
Al Khazali juga menekankan peran pasukan relawan rakyat yang berjuang bersama angkatan bersenjata Irak dalam membela rakyat negara ini.
Pada saat yang sama ia juga mendesak penyelenggaraan pemilu parlemen Irak tepat waktu dan mengecam segala bentuk dukungan atas para pejabat korup.
Pemerintah Irak mengumumkan, pemilu parlemen negara itu akan diselenggarakan pada 12 Mei 2018. (HS)