Penasihat Keamanan Nasional Irak Dukung al-Hashd al-Shaabi
-
Pasukan relawan Irak.
Ketua Organisasi Mobilisasi Rakyat dan Penasihat Kemanan Nasional Irak mengatakan, pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi muncul dari fatwa Marja'iyyah dan mereka berhasil mengembalikan negara ke posisi yang sebenarnya di tingkat nasional dan mereka berhasil menyingkirkan kesukuan.
Faleh al-Fayaz mengungkapkan hal itu dalam konferensi medis al-Hashd al-Shaabi pada Sabtu (13/1/2018) seperti dilansir IRNA.
Ia lebih lanjut mengapresiasi upaya tim medis dan dokter al-Hashd al-Shaabi di berbagai medan tempur melawan kelompok teroris Daesh (ISIS) dan menekankan pentingnya kelanjutan kehadiran pasukan relawan tersebut di masa mendatang.
Hamed al-Obeidi, perwira polisi Kirkuk dalam sebuah pernyataan menyinggung tewasnya dua anasir Daesh di Provinsi Kirkuk di utara Irak. Ia mengatakan, setelah dikepung oleh pasukan al-Hashd al-Shaabi di desa al-Hawaij di distrik al-Hawija, barat daya Kirkuk, salah satu anasir Daesh meledakkan diri.
Berdasarkan laporan tersebut, pasukan al-Hashd al-Shaabi pada Jumat malam juga menewaskan seorang anggota Daesh di desa al-Hawaij.

Menurut Abdul Amir Yarullah, Wakil Komandan Operasi Gabungan Irak, pasukan Irak berhasil membersihakan 360 desa, tiga kota dan pusat kota al-Hawija seluas 5.500 kilometer persegi dari keberadaan teroris.
Pada pertengahan Oktober 2017, pasukan Irak berhasil membebaskan penuh kota al-Hawija dan berbagai daerah sekitarnya yang merupakan pangkalan terakhir Daesh di Provinsi Kirkuk. (RA)