Militan Menuntut Dolar AS untuk Bangkitkan Program Anti-Iran
-
militan Suriah
Pemimpin militan Suriah berada di Amerika Serikat meminta dolar Amerika untuk mendanai sebuah program CIA yang diduga tidak berfungsi untuk "menghadapi pengaruh Iran."
Perwakilan dari Free Syria Army (FSA) mendesak Amerika untuk menghidupkan kembali program yang memberikan bantuan militer kepada militan yang berperang melawan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.
Pada bulan Juli, Presiden AS Donald Trump mengakhiri program rahasia tersebut, untuk memasok senjata dan perlengkapan kepada militan untuk mengacaukan situasi Suriah.
Mustafa Sejari, seorang pejabat senior di kelompok militan Suriah, kepada Reuters mengatakan, mereka mengupayakan revivalisasi program yang digulirkan pada masa pemerintah mantan presiden Barack Obama.
Menurutnya Sejari, pengaruh Iran "sedang meluas tanpa perlawanan serius," dan oleh karena itu "sudah saatnya mengubah kata-kata menjadi tindakan."
Baik Iran maupun Rusia mendukung pemerintah Suriah dalam perang melawan terorisme. Iran telah memberikan dukungan penasehat militer untuk pasukan Suriah atas permintaan Damaskus.(MZ)