Rakyat Bahrain Sebut Turnamen F1 Sebagai Balapan dalam Penganiayan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i5182-rakyat_bahrain_sebut_turnamen_f1_sebagai_balapan_dalam_penganiayan
Rakyat Bahrain menggelar demonstrasi anti-rezim al-Khalifa menjelang pelaksanaan turnamen Formula 1 Grand Prix mendatang.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 02, 2016 00:19 Asia/Jakarta
  • demonstrasi Bahrain
    demonstrasi Bahrain

Rakyat Bahrain menggelar demonstrasi anti-rezim al-Khalifa menjelang pelaksanaan turnamen Formula 1 Grand Prix mendatang.

Para demonstran membawa spanduk anti-Formula 1 bertuliskan, "Balapan dalam Penganiayaan" dan meneriakkan slogan-slogan menentang turnamen tersebut dalam aksi long-march di Diraz, sebelah barat ibukota, Manama, usai shalat Jumat (1/4).

Putaran kedua turnamen musiman Formula 1 dijadwalkan berlangsung di Bahrain akhir pekan ini.

Protes seperti itu telah diigelar setiap tahun dalam beberapa tahun terakhir menjelang pelaksanaan turnamen tersebut.

Rakyat Bahrain mengecam pelaksanaan turnamen Formula 1 sebagai usaha yang gagal untuk memulihkan citra internasional Manama.

Manama berharap turnamen tersebut akan menyoroti kemajuan dan perbaikan dalam situasi hak asasi manusia di negara itu.

Balapan pada tahun 2011 dibatalkan menyusul aksi keras rezim al-Khalifa terhadap para demonstran pro-demokrasi yang menewaskan banyak warga.

Pada kesempatan yang sama, Amnesty International mengutuk rezim Bahrain pada hari Jumat.

"Di belakang mobil cepat dan lap kemenangan ada pemerintah yang memperketat cekikan pada perbedaan pendapat di negara itu dengan meningkatkan penangkapan, intimidasi dan penindasan terhadap oposisi politik, kritikus dan aktivis," kata James Lynch, Wakil Direktur Amnesty International untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

Kelompok hak asasi yang berbasis di Inggris itu juga mengecam pemerintah Bahrain atas pencabutan status kewarganegaraan banyak warganya, dan menilai langkah tersebut "sebagai pelanggaran hukum demi membungkam perbedaan pendapat."(IRIB Indonesia/MZ)