Kuburan Massal Korban Daesh Ditemukan di Palmyra
-
teroris Daesh di Palmyra
Pasukan Suriah menemukan sebuah kuburan massal korban pembantaian kelompok teroris Takfiri Daesh di kota Palmyra yang baru dibebaskan di provinsi Homs.
Kantor berita resmi Suriah SANA mengutip sumber-sumber di lapangan menyebutkan, pada hari Jumat (1/4) sebanyak 25 jenazah, termasuk lima perempuan dan tiga anak-anak, telah dikeluarkan dari kuburan massal itu.
Sumber tersebut mengatakan, kuburan itu ditemukan ketika unit teknis dan pasukan relawan Suriah sedang melakukan operasi untuk membersihkan bom dan ranjau yang telah dipasang teroris Daesh di timur laut Palmyra.
Sumber itu lebih lanjut menjelaskan bahwa penggalian kuburan massal itu berlangsung.
Laporan menyebutkan Daesh telah melakukan pembantaian di Palmyra pada 24 Mei 2015, menewaskan sedikitnya 400 orang, sebagian besar dari mereka adalah perempuan, anak-anak dan orang-orang tua.
Militer Suriah, yang didukung oleh kelompok-kelompok relawan rakyat dan dengan dukungan serangan udara Rusia, berhasil merebut kembali kendali Palmyra pada tanggal 27 Maret setelah bertempur melawan Daesh selama empat minggu.
Rusia memulai serangan udara anti-Daesh di Suriah pada 30 September 2015 atas permintaan pemerintah Damaskus.
Suriah yang dilanda militansi brutal Daesh menuding sejumlah negara asing bersalah atas kondisi yang terjadi. Menurut laporan pada Februari oleh Pusat Penelitian Politik Suriah, konflik di negara itu telah merenggut nyawa lebih dari 470.000 orang sejak Maret 2011.(IRIB Indonesia/MZ)