Serangan Roket Israel ke Suriah Gagal
-
Serangan roket ke Suriah
Menyusul perlawanan sistem anti udara Suriah terhadap serangan roket terbaru ke wilayah barat negara ini, Komisaris Komite Internasional Hak Asasi Manusia mengkonfirmasikan kegagalan serangan roket rezim Zionis Israel ke Suriah.
Sistem anti udara Suriah Selasa (17/4) dini hari mengumumkan, sembilan roket dan rudal yang tembakkan ke arah bandara Shayrat di Homs dan al-Dumayr di dekat Damaskus berhasi dilacak dan dihancurkan di zona udara Suriah.
Menurut laporan IRIB mengutip laman elshare news, Haitham Abu Saeed, Komisaris Komite Internasional HAM sekaligus sekjen Departemen Keamanan dan Informasi Eropa dengan bersandar pada data terpercaya hari Rabu mengatakan, Israel pelaku serangan roket dari udara ke darat yang ditembakkan ke bandara Shayrat dan al-Dumayr.
Berdasarkan data tersebut, jet tempur Israel terbang dari pangkalan militer Ramat David di dekat Yordania dan menuju utara hingga wilayah pegunungan Labanon. Dan dari zona udara al-Qusayr, jet tempur Israel menyerang bandara al-Dumayr dan Shayrat, namun serangan tersebut gagal mencapai target.
Sebelumnya, Amerika bersama Perancis dan Inggris dengan dalih serangan kimia ke Duma dan menuding pemerintah Suriah sebagai pelakunya, pada Sabut (14/4) menembakkan lebih dari 100 rudal dan roket ke berbagai wilayah Suriah.
Sistem anti udara Suriah berhasil menembak jatuh 71 rudal dari total 103 rudal yang ditembakkan AS, Perancis dan Inggris ke wilayah Suriah tersebut. (MF)