Israel Khawatir Penjualan Sistem Rudal S-300 ke Suriah
-
Mantan Kepala Dinas Intelijen Militer Israel, Amos Yadlin.
Mantan Kepala Dinas Intelijen Militer Israel, Amos Yadlin menyampaikan kekhawatiran atas langkah Rusia menyerahkan sistem pertahanan rudal S-300 ke Suriah.
Seperti dikutip Mehrnews. Yadlin pada Jumat (20/4/2018) mengatakan, sistem pertahanan rudal Rusia akan segera diserahkan ke Suriah dan Israel telah mempertimbangkan langkah-langkah untuk melawan ancaman seperti itu.
Media-media rezim Zionis termasuk i24NEWS dan Jerusalem Post dalam analisanya juga menyuarakan keprihatinan atas pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia tentang penyerahan potensial S-300 ke Suriah, menyusul serangan rudal Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis ke negara itu.

Mereka meminta Tel Aviv untuk mengambil langkah-langkah pencegahan guna menghalangi penjulalan sistem tersebut ke Suriah.
Pada 14 April lalu, Kepala Direktorat Operasional Staf Angkatan Bersenjata Rusia, Sergei Rudskoy mengatakan Moskow akan mempertimbangkan kembali kesepakatan S-300 dengan Suriah. (RM)