Dokter Tanpa Batas Kecam Serangan Saudi ke Pesta Pernikahan
-
Korban serangan udara Arab Saudi ke Yaman.
Organisasi Dokter Tanpa Batas (Medicens Sans Frontiers/MSF) mengecam serangan udara Arab Saudi terhadap sebuah pesta pernikahan di Provinsi Hajjah, Yaman barat dan menggambarkan tindakan itu sebagai "mengerikan."
Mehr News mengutip al-Mayadeen, Rabu (25/4/2018) menyebutkan, MSF di Yaman dalam pernyataannya menegaskan bahwa serangan terhadap warga sipil adalah pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia.
"Tidak ada satupun dari peserta pesta pernikahan ini yang bersenjata atau mengenakan pakaian militer," imbuh pernyataan tersebut.
MSF lebih lanjut mengabarkan bahwa tim medis organisasi ini telah mengobati 13 anak yang terluka dalam insiden tersebut, dan menunut pihak-pihak yang berseteru di Yaman untuk melindungi nyawa dan keselamatan warga sipil.
Jet tempur Arab Saudi membombardir sebuah pesta perkawinan di distrik Bani Qayis, Provinsi Hajjah pada Minggu malam. Serangan ini menyebabkan sedikitnya 50 warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka.
Pasca penyerangan tersebut, jet-jet tempur Arab Saudi menghalangi masuknya tim medis ke distrik Bani Qayis dengan serangan udara.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lainnya, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015.
Pasukan agresor juga memblokade Yaman dari darat, laut dan udara, sehingga menambah penderitaan rakyat negara itu.
Invasi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa belasan ribu warga orang dan melukai puluhan ribu lainnya. (RA)